RDP Komisi 3 Diskorsing, Fuad Muid Perintahkan Satpol PP Jemput Kepala BPKAD dan Direktur RSUD

RDP Komisi 3 DPRD Banggai diskorsing Selasa (30/06/2020), lantaran Kepala BPKAD Kabupaten Banggai dan Direktur RSUD Luwuk absen. (Foto: Sofyan Labolo)

Luwuk, LUWUK TIMES— Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi 3 DPRD Banggai dengan agenda menyelesaikan hak hak para tenaga honorer kesehatan akhirnya diskorsing, Selasa (30/06/2020).

Diskorsingnya RDP selama 15 menit itu, lantaran absennya Kepala BPKAD Kabupaten Banggai, Marsidin Ribangka dan Direktur RSUD Luwuk, Dr. Yusran Kasim.

Ketua Komisi 3 DPRD Banggai, Fuad Muid yang memimpin RDP siang itu berinisiatif melibatkan Satpol PP untuk menghadirkan kedua pejabat dilingkup Pemda Banggai itu.

“RDP saya skorsing 15 menit. Saya minta kepada Sekwan Banggai libatkan Satpol PP untuk menjemput mereka,” kata Fuad Muid.

Sebelumnya, anggota Komisi 3 DPRD Banggai Irwanto Kulap berujar, absennya Kepala BPKAD dan Direktur RSUD Luwuk tidak akan menyelesaikan RDP hari ini. Alasan Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini, karena kedua OPD itu secara teknis mengetahui persoalan yang dibahas ini.

“Mengapa dana Jampersal tidak cair. Dan mengapa juga dana kapitasi serta nonkapitasi tidak cair. Kedua OPD itu yang paling tahu. Makanya wajib hadir hari ini,” kata Irwanto.

Absennya kedua pejabat itu sambung Irwanto sama dengan tidak menghormati lembaga legislatif. Padahal leading sektor BPKAD dan RSUD ada di komisi 3 dan bukan di komisi lain.

Pada kesempatan itu, Irwanto memberi apresiasi kepada sejumlah OPD yang menyempatkan diri hadir. “Saya apresiasi kepada Kadis Kesehatan dan para Kepala Puskesmas yang hadir. Mereka menghargai undangan kami,” ucap Irwanto.

Direktur RSUD Luwuk Dr. Yusran Kasim hadir sekitar pukul 11.33 wita. Sekalipun tanpa dihadiri Kepala BPKAD Kabupaten Banggai, namun RDP tetap dilaksanakan. *

 

Penulis : Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: