Komisi 2 Mulai Mencium Aroma Bantuan Covid-19 yang Overlap

Ketua Komisi 2 DPRD Banggai, Sukri Djalumang. (Foto: Sofyan Labolo)

Sukri Djalumang


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Ketua Komisi 2 DPRD Banggai, Sukri Djalumang mengingatkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola dana refocusing covid-19 agar dalam memberikan bantuan kepada masyarakat tidak tumpang tindih.

“Jangan sampai overlap,” kata Sukri di ruang Fraksi Partai NasDem DPRD Banggai, Jumat (05/06/2020).

Pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi 2 bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Banggai di hari sebelumnya, aroma itu mulai tercium.


Baca juga: Komisi 1 dan 2 Tancap Gas, Komisi 3 Malah Kondor Gas, Ini Komentar Fuad Muid


Menurut Disnakeswan, anggaran refocusing covid-19 sebesar Rp 90 juta telah dibelanjakan untuk pengadaan sebanyak 1.500 rak telur. Setiap rak telur yang diestimasi Rp 60 ribu tersebut, diberikan kepada para penjaga sekolah dan penjaga rumah ibadah.

Bagi Sukri, mestinya bantuan Disnakeswan itu diperuntukkan kepada kelompok ternak binaannya. Bukan kepada para penjaga sekolah dan penjaga rumah ibadah, yang notabene dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial serta Bagian Kesra tersebut.

Sukri buru-buru mengklarifikasi bahwa pernyataannya ini bukan karena tidak sepakat para penjaga sekolah dan penjaga rumah ibadah diberi sentuhan. Yang dikhawatirkannya, jangan sampai bantuan itu tumpang tindih, mengingat ada OPD lain yang lebih berkompoten. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: