Dana Sekretariat Pemda Banggai Rp. 34 Miliar, Apakah Direfocusing?

Anggota Komisi III DPRD Banggai, Irwanto Kulap pada rapat bersama OPD dilingkup Pemda Banggai, beberapa waktu lalu. (FOTO: SOFYAN LABOLO/LUWUKTIMES.COM)


Luwuk, LUWUKTIMES.com— DPRD Banggai sepertinya belum mau ikhlas ketika belanja langsungnya terus saja ‘digergaji’ sampai dengan refocusing tahap IV untuk penanganan covid-19. Sementara dilain sisi program kegiatan di sekretariat Pemda Banggai lancar-lancar saja.

Rapat bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), bakal dijadikan momentum evaluasi badan anggaran (Banggar) DPRD Banggai, untuk mempertanyakan asas keadilan tersebut.

“Jangan hanya DPRD yang menjadi eksperimen rasionalisasi anggaran untuk covid-19. Kita harus lihat juga apakah anggaran di sekretariat Pemda Banggai di refocusing atau tidak,” kata anggota Komisi 3 DPRD Banggai, Irwanto Kulap, Rabu (10/06/2020).

Masih kental di benak Irwanto bahwa saat penetapan APBD tahun anggaran 2020, belanja langsung sekretariat Pemda Banggai sebesar Rp. 34 miliar.


Baca juga: Bantuan Sosial dan Dana Hibah jadi Solusi untuk Anggaran DPRD yang Devisit


“Pada penetapan anggaran kegiatan di sekretariat Pemda sebesar Rp. 34 miliar. Apakah di era pandemi ini masuk refocusing,” tanya Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Banggai ini.

Dia menegaskan, itu akan menjadi bahan pertanyaan ketika dilaksanakan rapat antara TAPD dan Banggar DPRD Banggai. “Kita akan evaluasi juga dana di Sekretariat Kabupaten,” kata Wanto-sapaan politisi asal Kecamatan Nuhon ini.

Saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi 3 bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banggai sehari sebelumnya, terungkap ketidakhadiran Sekkab yang juga Ketua TAPD Abdullah Ali karena yang bersangkutan sedang urusan dinas ke Palu.

Sontak kalangan DPRD mempertanyakan, termasuk Irwanto Kulap. “Pak Sekab bisa ke Palu dengan menggunakan biaya perjalanan dinas. Iya, nanti rapat bersama TAPD, baru kami pertanyakan apakah dana sekretariat Pemda kena refocusing covid-19,” ucap Wanto. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: