APBD Provinsi tak Sanggup Biayai Jalan di Wilayah Kepala Burung

Sri Indraningsih Lalusu


Luwuk, LUWUKTIMES.com— APBD Provinsi Sulawesi Tengah yang hanya Rp 4 triliun tidak sanggup membiayai infrastruktur jalan di wilayah kepala burung Kabupaten Banggai. Cuma satu solusinya, naikkan status dari jalan provinsi menjadi jalan nasional.

Ketua Komisi 1 DPRD Sulteng, Sri Indraningsih Lalusu kepada Luwuktimes.com, Minggu (07/06/2020) mengaku, setiap tahun Pemprov Sulteng telah mengalokasikan anggaran infrastruktur jalan. “Tiap tahun ada anggaran sampai Balantak,” kata Sri.

Akan tetapi sambung politikus senior PDI Perjuangan ini, hanya dalam bentuk rehabilitasi. Itupun terfokus pada poros tertentu saja. “Ketika saya survei langsung di lapangan, ternyata hanya tambal sulam,” kata Sri.

DPRD Sulteng melalui badan anggaran (Banggar) lanjut Sri sudah berkoordinasi dengan Pemprov dalam hal ini tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Jawaban mereka dapat dimaklumi. Ketika harus dianggarkan sebesar Rp 156 miliar, maka dana provinsi tidaklah sanggup.

Memang kata Sri, dengan APBD Sulteng sebesar Rp 4 triliun, belum lah ideal untuk memporsikan biaya infrastruktur pada 13 kabupaten/kota se Sulteng. Belum lagi mengeluarkan belanja rutin, belanja habis, belanja pegawai plus kewajiban Pemprov membiayai SMU/SMK/sederajat selama dua tahun terakhir ini.

Bagi Sri cuma satu solusi dalam menangani persoalan infrastruktur jalan mulai dari Luwuk, Bualemo sampai dengan Balantak, yaitu naikkan statusnya dari jalan provinsi menjadi jalan nasional.

Dan upaya itu sedang dilakukan DPRD Sulteng. “Saat ini kami bersama Komisi lll berjuang untuk jalan Luwuk, Bualemo, Balantak menjadi jalan nasional. Dengan begitu kedepan dapat dibiayai APBN,” kata kandidat bakal calon bupati Banggai ini. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: