Absen di Rapat, Ketua DPRD Banggai Merasa Dibohongi Ketua TAPD

Rapat Banggar dan TAPD terpaksa diskrosing di kantor DPRD Banggai, Kamis (11/06/2020), karena tidak hadirnya Ketua dan Sekretaris TAPD Kabupaten Banggai. (FOTO: SOFYAN LABOLO/LUWUKTIMES.COM)


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Tidak hadirnya Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekkab Banggai Abdullah Ali pada rapat bersama tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banggai tak sekadar mengecewakan para anggota dewan. Tapi lebih dari itu, absennya Ketua TAPD membuat Ketua DPRD Banggai, Suprapto merasa dibohongi.

“Saat saya menandatangani surat undangan rapat di ruang Fraksi PAN kemarin, saya sempat mengkonfirmasi pak Sekkab via hand phone. Katanya dia siap hadir. Tapi faktanya tidak demikian,” kata Suprapto Kamis (11/06/2020).

Tak hanya Sekkab, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang juga Sekretaris TAPD Kabupaten Banggai Marsidin Ribangka tidak menampakkan batang hidungnya pada rapat yang dimulai pukul 10.10 wita itu.

TAPD diwakili Wakil Ketua yang juga Asisten III Setdakab Banggai, Ramlin Hanis dan beberapa perwakilan OPD lain. Ketidakhadiran Ketua dan Sekretaris TAPD itu langsung diklarifikasi Ramlin Hanis.

“Pak Sekkab saat ini sedang tugas luar. Untuk Sekretaris TAPD, saya sudah mencoba telepon, tapi dia tidak angkat,” kata Ramlin.

Dijelaskannya, refocusing anggaran Covid-19 sudah masuk tahap IV. Dan pergeseran APBD itu memiliki dasar. Sehingga kata Ramlin, ini menjadi forum klarifikasi.

Ramlin menawarkan usulan terkait absennya dua petinggi TAPD pada rapat tersebut.


Baca juga: Dana Sekretariat Pemda Banggai Rp. 34 Miliar, Apakah Direfocusing?


“Saran saya rapat ini dapat dilanjutkan pada Senin pekan depan. Sehingga Ketua dan Sekretaris TAPD dapat hadir,” usul mantan Sekwan ini.

Apa agenda Sekkab diluar daerah menjadi pertanyaan yang dilontarkan anggota dewan Ibrahim Darise. “sebenarnya kemana pak Sekkab, sehingga tidak hadir di rapat ini,” tanya Ketua Fraksi PAN.

Ramlin langsung menjawab, “pak Sekkab ditugaskan pak Bupati untuk menerima LHP langsung fisiknya. Tapi kalau Sekretaris TAPD yang saya tidak tahu,” jawab Ramlin.

Anggota Banggar rupanya ngotot untuk memperjelas apakah rapat ini dapat dilaksanakan atau sebaliknya. Atas desakan iti sehingga Ketua DPRD Suprapto menskorising selama lima menit.

“Kami berikan kesempatan kepada pak Asisten untuk kembali berkomunikasi dengan pak Sekkab dan Kepala DPKAD, agar memastikan apakah Senin pekan depan dapat dilanjutkan rapat,” kata Suprapto.

Namun setelah skorsing dicabut sekitar pukul 11.45 wita, kembali para anggota dewan mendapat jawaban tidak memuaskan dari Ramlin Hanis.

“Ketua TAPD saya hubungi tidak tersambung, di luar jaringan. Sedang Sekretaris TAPD meski tersambung dua kali tapi tidak mengangkat. Jadi keputusan saya serahkan pada pimpinan rapat,” kata Ramlin pasrah.

Para aleg meragukan informasi bahwa Sekkab sedang berada di luar daerah, sehingga tidak hadir di rapat. Itu setelah Nasir Himran berkesempatan bicara.

“Saya dapat informasi pak Sekkab ada di Luwuk dan tidak berada di luar Kabupaten Banggai,” kata politisi PKS itu.

Pernyataan Suprapto yang sebelumnya mengaku bahwa Sekkab akan hadir pada rapat Banggar dan TAPD juga diperkuat Ibrahim Darise. Kepada sejumlah wartawan usai rapat diskorsing, Ibra-sapaan akrab Ketua DPD PAN Banggai mengaku mendengar langsung perbincangan Ketua DPRD dan Ketua TAPD via telepon terkait kesiapan Ketua TAPD akan hadir di rapat hari ini.

“Perbincangan itu di ruang Fraksi PAN kemarin,” tandas Ibra. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: