12 Anggota Dewan belum di Rapid Test, Suprapto: Akan Diagendakan Kembali

Para wartawan yang meliput di kantor DPRD Banggai menjalani rapid test Covid-19 Selasa (02/06/2020).


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Tim gugus tugas penanganan covid-19 Kabupaten Banggai melakukan rapid test di kantor DPRD Banggai Selasa (02/06/2020). Dari 35 anggota dewan di parlemen lalong, 12 diantaranya belum menjalani rapid test.

“Masih ada 12 anggota yang belum di rapid test,” kata pelaksana tugas (Plt) Sekwan Banggai, Doriyati Benda.

Ketua DPRD Banggai, Suprapto sangat berharap agar semua anggota dewan di rapid test. Sehingga rencananya, rapid test tahap II di dewan masih akan dilaksanakan.

“Harus semua anggota dewan di rapid test. Insyallah kita akan agendakan kembali,” kata politikus PDIP ini.

Siang tadi tidak semua wakil rakyat hadir. Ditambah lagi disaat pengambilan rapid bersamaan dengan kegiatan rapat dengar pendapat (RDP) komisi.

Tim medis Puskesmas Kampung Baru sejak pagi hingga siang tadi telah melakukan rapid test terhadap 49 orang di kantor DPRD. Mereka selain anggota dewan juga staf sekretariat. Bahkan kalangan jurnalis yang pos liputan di dewan juga ikut di rapid test.


Baca juga: Tujuh OTG di Balut Reaktif, Jubir: Keluarga Dekatnya Semua Negatif


“Dari 49 orang yang kami rapid test, semuanya nonreaktif,” kata salah seorang tim medis dari Puskesmas Kampung Baru kepada sejumlah wartawan.

Apakah akan dilaksanakan rapid test selanjutnya, mengingat masih ada belasan anggota dewan yang belum melakukan rapid test? Tenaga medis yang meminta namanya tidak disebutkan itu mengaku tergantung hasil permintaan DPRD.

“Tergantung permintaan selanjutnya. Bisa juga di laksanakan di Puskesmas Kampung Baru. Karena DPRD masuk wilayah kesehatan puskesmas kami,” tutur sumber.

Sebelumnya, empat tenaga medis ini melakukan rapid test di kantor Kejaksaan Negeri Banggai. Dan hasilnya semua nonreaktif. “Tadi kami di kantor Kejaksaan. Dari 12 orang yang kami rapid test, semuanya nonreaktif,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Umum DPRD Banggai, Fery Sujarman mengatakan, rapid test ini merupakan inisiatif dewan. Sebab di kantor inilah tempat masyarakat dari semua kecamatan datang membawa aspirasi.

Meskipun begitu tambah Fery, di DPRD tetap menerapkan protokoler kesehatan. “Kami konsisten dengan aturan standar kesehatan WHO itu,” ucap Fery. *

Pewarta: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: