TIGA TOKOH BANGGAI BEREBUT KURSI NOMOR WAHID

Tiga tokoh hebat Kabupaten Banggai, Sulianti Murad, Herwin Yatim dan Amirudin Tamoreka. Mereka dipastikan akan berkompetisi di pilkada Banggai 2020.

____

LUWUKTIMES.com— Pendaftraan bakal calon bupati Banggai baru akan dimulai bulan Juni 2020.

Meski masih menyisahkan 4 bulan lagi, namun sudah dapat diprediksi siapa saja calon yang akan berkompetisi di pilkada Banggai yang voting nya jatuh di tanggal 23 September tahun ini.

Dipastikan tiga tokoh hebat Kabupaten Banggai akan tampil di pesta demokrasi tersebut.

Mereka adalah, petahana Herwin Yatim (HY), Sulianti Murad (SM) dan Amirudin Tamoreka (AT).

Bicara soal kendaraan politik, HY paling aman. Selain PDIP yang notabene adalah partainya, HY juga sudah mengantongi rekomendasi PKS dan Perindo. Total kursi yang di kantonginya adalah 14 kursi.

Untuk pasangannya, HY tetap mempertahankan Mustar Labolo.

Sulianti Murad atau yang biasa dipanggil Anti Murad, sudah mendapat sinyal kencang dari partainya. Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Longki Djanggola mengusulkan Anti Murad sebagai calon bupati ke DPP Gerindra.

Sedikitnya ada dua tugas yang diemban Anti Murad. Yakni mencari calon Banggai II dan mencukupi koalisi parpol. Sebab wakil Gerindra di parlemen lalong hanya 4 kursi.

Wacana menguat, Anti akan menggandeng Ketua DPD Partai Golkar Banggai, Samsulbahri Mang, yang notabene memiliki modal 5 kursi. Artinya, duet ini bersyarat, karena sudah mengantongi 9 kursi.

PAN plus PKB di atas kertas akan direbut Amirudin Tamoreka (AT). Analisa ini cukup beralasan.

Baru-baru ini, AT telah diundang tim Pilkada DPP PAN dalam rangka konsultasi sekaligus persentase pencalonan di pilkada Banggai.

AT di atas angin, karena hanya dialah yang ikut agenda DPP PAN tersebut.

Begitu pula PKB. AT bersama pasangannya Furqanudin Masulili (FM) telah mengantongi rekomendasi desk Pilkada DPP PKB. Selangkah lagi AT membawa pulang surat keputusan tentang pencalonan sebagai salah satu syarat yang akan dimasukkan ke KPU.

Sekalipun AT-FM resmi diusung PAN dan PKB, tapi paket ini belum aman. Sebab baru mengantongi 5 kursi atau minus 2 kursi dari ketentuan regulasi.

Rekomendasi partai NasDem disebut sebut akan direbut AT. Kabarnya, dia mendapat sinyal terang dari DPP. Sekalipun cukup kental dinamika di DPD NasDem Banggai, mengingat saat penjaringan bakal calon, AT tidak mendaftar di Kabupaten Banggai.

AT harus kerja ekstra dalam merebut rekomendasi NasDem. Jika 6 kursi itu lepas dari tangannya, maka AT-FM bisa terganjal sebagai kontestan di pilkada Banggai. Memang masih ada satu partai yang tersisa, yakni Partai Hanura.

Hanya saja partai ini tidak bisa banyak menolong, mengingat hanya punya 1 kursi di parlemen.

Kalaupun AT-FM merebut juga rekomendasi Hanura, maka koalisinya hanya mempunyai 6 kursi.

Kata kuncinya adalah, nasib AT-FM tergantung Partai NasDem. (ST)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: