Tiga Kali Pilkada Banggai Dihelat, Tiga Parpol Ini yang Sering tak Beruntung

Ilustrasi lambang partai politik peserta pemilu.

Luwuk, LUWUK TIMES— Kabupaten Banggai sudah tiga kali melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Dimulai dari Pilkada 2006, 2011 dan Pilkada 2015.

Sudah konsekwensi dari sebuah kompetisi. Ada yang menang dan ada pula yang kalah. Tak hanya kandidat. Partai politik (parpol) pengusung pasangan calon juga merasakan satu dari dua pilihan tadi.

Data KPU Kabupaten Banggai yang diperoleh Luwuk Times menyebutkan, dari tiga kali perhelatan pemilihan langsung, ada tiga parpol yang sering tidak beruntung alias gagal dalam mengantarkan kandidatnya sebagai bupati dan wakil bupati Banggai. Ketiga peserta pemilu itu adalah, PAN, PKB dan PKS.

Dimulai dari pilkada Banggai 2006. PAN pada perhelatan politik tersebut mengusung paslon bupati dan wakil bupati Banggai, Sri Indraningsih Lalusu-Amnan Hamzah. PAN bersama PDI Perjuangan dan PPP, bersatu dalam Partai Koalisi Rakyat Sejahtera.

 

Baca juga: Dukung NDB-CEM di Pilkada Sulteng, Hasman Akan Pasang Baliho di 23 Kecamatan

 

Sementara PKB dan PKS pada pilkada 14 tahun lalu tersebut menjagokan paslon Syahrain Suni-Herwin Yatim. Kedua parpol itu tergabung dalam Koalisi Rakyat Bersatu bersama-sama PBR, PKPI, PBS, PPNUI, PPDI dan PSI. Sementara yang mendapat legitimasi rakyat pada pilkada Banggai 2006 adalah Ma’mun Amir-Musdar Amin yang diusung Partai Golkar.

Belum beruntungnya ketiga parpol itu kembali terulang di pilkada Banggai 2011. Di pilkada yang dimenangkan paslon Sofhian Mile-Herwin Yatim itu diikuti tiga paslon yang menggunakan jalur perseorangan atau independent. Paslon itu adalah Ma’mun Amir-Faizal Mang, Fuad Muid-Hendri Ombong dan Zulkifli Ridwan Niode-Sudarman Lanusi. Baik PAN, PKB maupun PKS tidak menjadi pengusung kandidat. Akan tetapi pendukung paslon jalur independent.

Dewi fortuna kembali belum berpihak kepada PAN, PKB dan PKS di pilkada Banggai 2015. Di Pilkada yang mengantarkan Herwin Yatim dan Mustar Labolo sebagai bupati dan wakil bupati Banggai lewat kendaraan politik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat itu, PAN bersama Hanura dan Partai Gerindra mengusung paslon Sofhian Mile-Sukri Djalumang, sedang PKS dan PKB menjadi pengusung paslon Ma’mun Amir-Batia Sisilia Hadjar.

Jika ada parpol yang sering mengalami kekalahan di pilkada, tentu ada juga parpol yang kerap beruntung di gawean politik lima tahunan tersebut.

 

Baca juga: Duet Tuty-Richard di Pilkada Makin Pasti, Harsono: Bakal Didukung Koalisi Gemuk

 

PDI Perjuangan dan Partai Golkar tercatat paling sukses selama pilkada Banggai dihelat. Partai Golkar secara tunggal memenangkan pilkada di 2006 dan menang pula bersama koalisi PDI Perjuangan, PKPB, PDS dan Gerindra di Pilkada 2011. Sementara PDI Perjuangan selain sukses di Pilkada 2011 juga menang di Pilkada Banggai 2015 bersama Partai Demokrat.

Nah, bagaimana dengan Pilkada Banggai 2020? Apakah PAN, PKS dan PKB akan kembali mengulangi masa lalu yang pahit serta PDIP dan Golkar mampu mempertahankan eksistensinya di pilkada ataupun sebaliknya? Tentu semuanya masih gaib. *

 

DAFTAR PASLON DAN PARTAI PENGUSUNG DI TIGA KALI PILKADA BANGGAI

Tahun 2006 Ma’mun Amir dan Musdar M. Amin (Partai Golkar)
Tahun 2011 Sofhian Mile-Herwin Yatim (Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKPB, PDS dan Gerindra)
Tahun 2015 Herwin Yatim-Mustar Labolo (PDI Perjuangan dan Partai Demokrat)

Sumber KPU Kabupaten Banggai

 

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: