Saatnya Torehkan Sejarah, Pilkada Banggai 2020 Lahirkan Bupati Perempuan

Calon Bupati Banggai, Hj. Sulianti Murad. (Foto: Istimewa)

(advertorial)

Luwuk, LUWUK TIMES— Perempuan menjadi kepala daerah, sudah lumrah di republik ini. Salah satu media online ternama di tanah air pernah merilis berita dengan judul, “14 Perempuan yang terpilih sebagai kepala daerah pada Pilkada serentak 2018”.

Bicara konteks Kabupaten Banggai, calon kepala daerah dari kaum Hawa, bukan pula hal baru. Pada pilkada 2006 lalu, srikandi PDI Perjuangan, Sri Indraningsih Lalusu masuk dalam kontestasi tersebut. Dia menjadi calon Bupati Banggai dengan menggandeng calon wakilnya, Amnan Hamzah.

Di pilkada Banggai 2015, Batia Sisilia Hadjar satu-satunya keterwakilan gender yang tampil. Sebagai calon wakil bupati, Batia mendampingi Ma’mun Amir sebagai calon Banggai I.

Nah, di pilkada 2020, kembali ada wakil perempuan yang hadir. Dia adalah Sulianti Murad. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai ini menggandeng Zainal Abidin Alihamu sebagai calon Banggai II. Duet bertagline HATIMU ini didukung partai Gerindra dan PAN.

Fungsionaris Partai Gerindra Kabupaten Banggai, Winancy Ndobe kepada Luwuk Times, Senin (20/07/2020) mengatakan, kemampuan perempuan untuk menjadi top leader pada semua tingkatan daerah, saat ini tidak perlu diragukan.

Dan itu sudah terbukti, lewat tangan manis kepemimpinan sosok perempuan, daerah yang dinahkodainya maju dan berkembang pesat.

Bagi Partai Gerindra, lanjut mantan pejabat birokrasi ini, tampilnya Sulianti Murad dalam panggung pilkada Banggai menjadi bukti bahwa perempuan tidak bisa lagi di pandang sebelah mata di kanca politik.

Kalaupun di wilayah lain, rakyatnya melegitimasi perempuan sebagai kepala daerah, mengapa tidak di Kabupaten Banggai dapat melakukan hal yang sama.

Dan Winancy pun optimis, ketika kerja-kerja koalisi partai politik bersama tim relawan dan simpatisan bekerja maksimal, sekaligus mendapat dukungan rakyat serta restu sang Khalik, maka pilkada Banggai 9 Desember 2020, akan menorehkan sejarah baru Kabupaten Banggai dipimpin figur perempuan.

Terlepas dari obsesi tadi, tegas Winancy, memang sudah saatnya Kabupaten Banggai dinahkodai tangan lembut perempuan yang tidak lain adalah Sulianti Murad. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: