Putuskan Paslon Petahana TMS atau MS, KPU Banggai Bisa Voting

Kandidat petahana Pilkada Banggai 2020, Herwin Yatim dan Mustar Labolo. (Foto: Istimewa)

Luwuk, LUWUKTIMES.com – Praktisi hukum Kabupaten Banggai, Aswan Ali mengatakan, kasus penggantian dan pelantikan pejabat yang dilakukan Bupati Banggai H. Herwin Yatim dimasa terlarang sesuai ketentuan pasal 71 ayat (2) UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, tidak perlu dipolemikkan. Karena pelanggaran administrasi pemilihan itu adalah fakta alias bukan hoax.

Apalagi kata Aswan kepada Luwuktimes.com Kamis (13/08/2020) tadi malam, Bawaslu Kabupaten Banggai sudah memberikan rekomendasinya bernomor 502/K.ST-01/PM.05/01/V/2020, perihal Penerusan Pelanggaran Administrasi Pemilihan kepada KPU Banggai, yang pada pokoknya meminta agar temuan pelanggaran itu dapat dipertimbangkan oleh KPU Banggai pada saat penetapan paslon Pilkada tanggal 23 September 2020.

Jadi bagi Aswan, masih terlalu prematur, ketika kita sudah mempolemikkan penerapan sanksi tidak memenuhi syarat (TMS) bagi paslon petahana Winstar (Herwin Yatim-Mustar Labolo). Meskipun kata Aswan, kemungkinannya sangat pasti KPU Banggai bakal menjatuh sanksi TMS kepada duet petahana di pilkada Banggai 9 Desember 2020.

Baca juga: Rekomendasi Bawaslu Sulteng TMS-kan Calon Petahana Dinilai Tepat

Sebab KPU memiliki kewenangan menyatakan TMS bagi Paslon yang terbukti melakukan pelanggaran administrasi pemilihan.

Hal yang terpenting dilakukan oleh publik dan terutama para bakal kandidat lainnya lanjut Aswan, mengawal ketat kinerja dan integritas KPU Banggai. Agar lima komisionernya tetap solid dan kompak berada di jalan yang lurus.

Ingat tekan mantan ASN dan jurnalis ini, pengambilan keputusan dalam penetapan paslon di Pilkada nanti, dapat dilakukan melalui mekanisme voting. Langkah itu dilakukan jika tidak tercapai kesepahaman dan kesepakatan pada tahap musyawarah untuk mufakat.

“Nah melalui opsi voting itulah berpeluang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memuluskan kepentingannya,” tutup Aswan. *

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: