Pilkada Sulteng Head to Head ?

HEAD to head terwacanakan mewarnai pilkada gubernur dan wakil gubernur Sulteng 2020. Dari empat bakal pasangan calon (paslon), mengerucut pada dua paslon.

SOFYAN LABOLO – LUWUKTIMES

PASLON Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (AS), masih kerja ekstra dalam menggalang kekuatan parpol koalisi. Duet anggota DPR RI dan Wakil Walikota Palu ini baru mengantongi 7 kursi yakni Partai Demokrat 4 kursi, PAN 2 kursi dan PPP 1 kursi.

AS butuh ketambahan amunisi paling sedikit 2 kursi lagi. Dengan demikian syarat minimal 9 kursi untuk pencalonan di Pilkada Sulteng terpenuhi.

Sekretaris Pusat Komando Jaringan Pemenangan Provinsi, Pasangan H. Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (PKJP2-PAS), Muh. Darwis Kamaruddin belum memberi garansi kandidatnya bakal bersyarat.

Dikonfirmasi Darwis berujar, masih proses. Insyallah kalau sudah ada bukti formil saya kabari.

Sekalipun koalisi Partai Golkar dan Partai Perindo bersyarat mengusung paslon, namun belum membuat Nurmawati Dewi Bantilan-Clemens Efraim Musa (NDB-CEM) bernafas lega.

Paslon lain dikabarkan masih ‘mengganggu’ kenyamanan pencalonan mantan anggota DPD RI dan Ketua DPW Partai Perindo Sulteng itu sebagai kontestan di pilkada Sulteng.

NDB tidak memberi tanggapan atas konstelasi itu. Sebaliknya CEM memberi argumen. Statemennya singkat, “kita tunggu saja minggu ini yah”.

Jauh hari sebelum kompetisi perebutan parpol sengit, Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir sudah pada titik aman. Kolaborasi mantan Walikota Palu dan mantan Bupati Banggai ini sudah menggondol sejumlah parpol.

Yakni NasDem, PKS, PKB dan Partai Hanura. Walaupun sudah mengantongi 17 kursi, dengan rincian NasDem 7 kursi, PKS 4 kursi, PKB 4 kursi dan Partai Hanura 2 kursi, tapi Cudi-Ma’mun masih melirik ataupun dilirik parpol lain.

Kabarnya, Partai Golkar dan Partai Perindo akan bergabung dalam gerbong gemuk tersebut.

Paslon pada zona aman lainnya adalah Hidayat Lamakarate-Bartho Tandigala. Didukung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra, sudah lebih dari cukup mengantarkan paket ini ke KPU untuk mendaftar. Kedua partai besar ini masing-masing punya 6 kursi di DPRD Sulteng.

Dan informasi tentang koalisi PDIP-Gerindra menguat dipertegas Ketua Bappilu PDIP Sultemg, Lasnardi Lahi.

“Iya menguat. Rencananya Jumat (28/08/2020) DPP PDIP akan mengumumkan koalisi itu,” terang Lasnardi.

Pendaftaran bakal paslon masih seminggu lagi. Karena politik itu dinamis, sehingga apapun bisa terjadi.

Apakah prediksi head to head itu benar adanya, kita tunggu saja pada masa pendaftaran di KPU Sulteng tanggal 4-6 September 2020. *

Baca juga: Paket AS Masih Berjuang Menambah Koalisi, Begini Komentar Muh. Darwis

Baca juga: Paket NDB-CEM belum Aman, Clemens: Kita Tunggu Minggu Ini Yah

Baca juga: Koalisi PDIP-Gerindra Menguat, Lasnardi: Besok Akan Diumumkan DPP

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: