Pilkada 2020, KPU Banggai Fasilitasi APK Buat Pasangan Calon

Komisioner KPU Kabupaten Banggai, Alwin Palalo.

Luwuk, LUWUKTIMES.COM – Tak berbeda dengan pemilihan kepala daerah tahun 2015 lalu. KPU Kabupaten Banggai di pilkada tahun ini juga akan memfasilitasi alat peraga kampanye (APK) bagi para pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati Banggai.

Selain APK. Penyelenggara teknis pemilu itu juga akan menyiapkan bahan kampanye untuk para kontestan di pilkada yang voting day nya tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“PKPU nomor 4/2017 tentang kampanye pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota yang mengatur ketentuan itu,” kata komisioner KPU Kabupaten Banggai, Alwin Palalo kepada Luwuktimes.com, Senin (17/08/2020).

Alwin menjelaskan, PKPU 4/2017 pasal 28 jenis APK yang difasilitasi KPU itu meliputi, baliho/billboard/videotron paling besar ukuran 4×7 meter dan paling banyak lima buah setiap paslon untuk setiap kabupaten/kota.

Umbul-umbul paling besar ukuran 5×1,15 meter paling banyak 20 buah setiap paslon untuk setiap kecamatan.

Baca juga: Sahran: Peraturan KPU Tentang Kampanye segera Diundangkan

Sedang APK ketiga adalah spanduk berukuran paling besar 1,5×7 meter paling banyak dua buah setiap paslon untuk setiap desa/kelurahan.

Sementara untuk bahan kampanye sebagaimana diatur pasal 23 juga akan difasilitas KPU. Bahan kampanye itu berupa, flyer ukuran 8,25×21 cm, brosur atau leaflet paling besar ukuran posisi terbuka 21×29,7 cm, posisi terlipat 21×10 cm, pamphlet ukuran 29,7×29,7 cm dan atau poster paling besar ukuran 40×60 cm.

Dalam regulasi yang sama sambung Alwin juga disebutkan bahwa paslon dapat mencetak bahan kampanye tambahan, akan tetapi dengan ketentuan, yakni ukuran bahan kampanye sesuai dengan ukuran bahan kampanye yang difasilitasi KPU dan bahan kampanye dapat dicetak paling banyak 100 persen dari jumlah kepala keluarga (KK) pada daerah pemilihan.

Komisioner KPU Sulteng Sahran Raden sebelumnya telah menjelaskan hal serupa pada sosialisasi tentang pencalonan di hotel Estrella Luwuk.

“Untuk desain dan materi APK berasal dari paslon. Tapi isinya tidak berbau sara dan kampanye hitam. Bisa diancam pidana,” ucap Sahran. *

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: