Pesan Mendagri, Pendaftaran Pasangan Calon Dilarang Konvoi dan Membawa Massa

Mendagri H. Tito Karnavian menyerahkan masker dan buku pedoman covid-19 kepada Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, di gedung Polibu kantor Gubernur Sulteng, Jumat (17/07/2020). (Foto: Istimewa)

Palu, LUWUK TIMES— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) H. Tito Karnavian mengaku lega setelah mendengarkan laporan Provinsi Sulteng yang telah merealisasikan anggaran Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara 90-100 persen.

Bahkan pada rapat persiapan pilkada serentak 2020 serta pengarahan kepada gugus tugas covid-19, bertempat di gedung Polibu kantor Gubernur Sulteng, Jumat (17/07/2020), Mendagri memberi apresiasi kepada 4 kabupaten di Sulteng.

“Saya cukup lega mendengar laporan untuk Sulteng yang telah merealisasi NPHD berkisar 90 – 100 persen yakni Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Sigi dan Kabupaten Tojo Unauna,” kata Mendagri.

“Dan untuk provinsi juga sudah cukup bagus dengan rata-rata realisasi 80-90 persen. Tapi Morut, Palu, Poso dan Tolitoli masih berkisar 40 persen, agar bupati dan walikota segera mendorong percepatan transfer kepada penyelenggara dan keamanan pilkada,” sambung Mendagri.

 

Baca juga: Pilkada di Sulteng Sedot Anggaran Rp. 642 Miliar Lebih, Siapkan 6.288 TPS

 

Pada rapat itu ada beberapa arahan Mendagri. Diantaranya, sesuai dengan tahapan pada saat ini telah masuk pada pemuktahiran data. Diharapkan kepada petugas pendataan agar tetap menjaga dan menggunakan alat pelindung diri (APD) standar kesehatan covid 19.

Mendagri juga mengakui, ada beberapa kerawanan tahapan yang perlu diwaspadai, yakni saat pendaftaran calon. Pada tahapan itu tidak boleh ada konvoi dan arak-arakan massa.

Selanjutnya kampanye juga menjadi hal yang paling rawan. Apalagi dengan mengundang massa dalam jumlah yang banyak. “Rapat umum dapat dilaksanakan bagi daerah yang zona hijau,” pesan Mendagri.

Untuk TPS lanjut dia, dikurangi pemilihnya, dari 800 menjadi 500 per TPS. Kepada KPUD sekiranya dapat mengatur dan menambah bilik suara, menyiapkan masker dan sarung tangan plastik, tempat cuci tangan. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: