Pemilik Modal atau Didukung Pemilik Modal Lebih Berpeluang

HM. Sofhian Mile

Sofhian Mile

 

Luwuk, LUWUK TIMES.com— Dalam setiap perhelatan politik pilkada, perebutan partai politik (parpol) oleh para bakal calon sudah lumrah. Kompetitifnya kompetisi dalam merebut ‘surat sakti’, kerap memunculkan pertikaian antara kader formal yang masih sebagai pengurus di struktur dengan pimpinan di tingkat lebih tinggi.

“Fenomena perebutan partai politik dalam mengusung kandidat dalam pilkada akan selalu terjadi, apabila sistem politik di negara kita masih seperti ini,” nilai politikus nasional Sofhian Mile kepada Luwuk Times yang dimintai tanggapannya, Kamis (18/06/2020).

Bahkan sambung mantan legislator senayan asal Partai Golkar tiga periode ini, muncul konflik yang melibatkan antara kader aktif di kepengurusan partai dengan pimpinan partai level di atasnya. “Sudah pasti akan selalu muncul pertikaian,” jelas Sofhian.

Sehingga sudah dapat ditaksir tambah mantan bupati Banggai ini, para pemilik modal atau yang didukung pemilik modal akan lebih berpeluang mendapatkan persetujuan partai untuk diusul menjadi kandidat kepala daerah.

“Peluangnya pasti kesitu. Yakni pemilik modal atau yang didukung pemilik modal,” kata Om Amad-sapaannya.

Dan situasi eksternal seperti ini sambung Sofhian memberi dampak terhadap Partai Golkar, begitu pula dengan partai politik lainnya.

“Selama sistem politik di negara kita tidak berubah, maka seperti ini pula fenomena yang kita jumpai di politik pilkada,” tutup Sofhian Mile. *

 

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: