PDIP-Gerindra, Di Pilkada Banggai Rival, di Pilkada Sulteng Koalisi

Ilustrasi bendera PDIP dan Gerindra

Luwuk, Luwuktimes.com— Di pilkada Banggai, PDIP dan Partai Gerindra saling rival. Tapi tidak di pilkada Sulteng. Kedua partai politik ini kemungkinan besar membangun koalisi.

Bersama PKS dan Partai Perindo, PDIP akan akan mengantarkan kandidat petahana Herwin Yatim dan Mustar Labolo ke KPU untuk didaftarkan sebagai calon kontestan di pilkada Banggai 2020.

Koalisi tiga partai ini sudah melebihi syarat minimal 7 kursi sebagai pengusung bakal pasangan calon (paslon) di pilkada Banggai.

Rinciannya, PDIP 10 kursi, PKS 3 kursi dan Partai Perindo 1 kursi.

DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai di pilkada mengusung Sulianti Murad-Zainal Abidin Alihamu (HATIMU). Selain PAN sebagai teman koalisi yang notabene telah mengoleksi akumulasi 7 kursi (Gerindra 4 kursi dan PAN 3 kursi), kabarnya paslon ini masih akan mendapatkan sokongan dari parpol lain.

Sementara di Pilkada Sulteng, sangat terbuka lebar PDIP dan Gerindra bersama-sama dalam satu gerbong.

 

Baca juga: Mundur dari LO Calon Petahana, Ismail Indek Siap dengan Konsekuensi

 

Sinyal tersebut setidaknya disampaikan Ketua Bappilu DPD PDIP Sulteng, Lasnardi Lahi.

“Kami masih menunggu info dari DPP PDIP. Tapi kemungkinan pilkada Sulteng koalisi Gerindra dan PDIP,” kata Lasnardi kepada Luwuktimes.com Minggu (09/08/2020).

Menyangkut syarat jumlah kursi di koalisi, PDIP-Gerindra sudah memenuhinya.

“Syarat koalisi 9 kursi di DPRD. Dan untuk kedua partai itu (PDIP-Gerindra) masing-masing memiliki 6 kursi, jadi total 12 kursi,” kata dia.

Lantas siapa bakal paslon gubernur dan wakil gubernur Sulteng yang akan dilegitimasi PDIP dan Gerindra?

Pertanyaan itu dijawab Lasnardi “untuk pasangan pak Hidayat Lamakarate yang sudah beredar di baliho-baliho sekarang adalah Barto Tandigala”. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: