Partai Gerindra Yakin Bisa Tarik Golkar dan Hanura Masuk Koalisi

Julius Tipa, I Wayan Supadiyasa dan Irwanto Kulap. (Foto Istimewa)


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Partai politik pengusung bakal calon bupati Banggai Sulianti Murad di pilkada 9 Desember 2020, diklaim bakal gemuk. Tak hanya Gerindra dan PAN. Partai Golkar dan Hanura disebut akan bergabung dalam koalisi.

“Memungkinkan koalisi kita gemuk. Gerindra-PAN plus Partai Golkar dan Hanura. Totalnya ada 13 kursi,” kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai, Julius Tipa kepada sejumlah wartawan di sekretariat partai, Sabtu (06/06/2020).

Saat agenda silahturahim di rumah PAN jalan Imam Bonjol Kecamatan Luwuk, belum lama ini, Julius juga pernah menegaskan hal serupa bahwa tidak menutup kemungkinan koalisi Gerindra-PAN masih akan kedatangan parpol lain.

“Ibu Anti Murad masih ‘bergerilya’ di DPP. Kami optimis upaya itu membuahkan hasil. Masih ada parpol yang akan bergabung dalam koalisi ini,” kata Julius.


TANGGAPAN HANURA DAN GOLKAR


Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Banggai, I Wayan Supadiyasa mengaku masih menunggu keputusan DPP. Sebab semua keputusan final ada di level pusat. “Semua jadi kewenangan DPP. Kita di DPC taat dan patuh atas keputusan itu,” kata Supadiyasa.

Di dalam politik sambung mantan anggota DPRD Banggai ini, semua kemungkinan bisa terjadi. Tapi semua itu tergantung keputusan DPP. “Intinya DPC siap amankan surat keputusan rekomendasi dpp pada siapapun nanti Hanura berlabuh,” kata Supadiyasa.


Baca juga:

PAN Tagih SK Cabup Partai Gerindra, Begini Jawaban Julius Tipa


Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Banggai, Yono T mengatakan, DPP telah memberikan surat tugas kepada bakal pasangan calon bupati/wakil bupati Banggai, Samsulbahri Mang dan Heppy Y. Manopo. Dan sampai detik ini surat tugas itu masih berlaku. Akan tetapi sambung Sekretaris tim penjaring bakal calon bupati/wakil bupati Partai Hanura Banggai ini, dengan melihat konstalasi politik hari ini, tentu saja DPC Hanura belum dapat mengambil keputusan. Apalagi itu menjadi ranah DPP.

Sementara itu, fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap mengatakan, sampai saat ini partainya masih meyakini pasangan calon Samsulbahri Mang-Heppy Manopo (B’Heppy) masih eksis.

Terkait dengan SK DPP PAN yang beralih tangan mendapat tanggapan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Banggai ini. Bagi Wanto-sapaannya, SK dari PAN belum berakhir untuk pasangan B’Heppy. Sebab jika ketika pindah ke kandidat lain, pastilah DPP PAN akan mengeluarkan surat pembatalan dukungan k paslon B’Heppy.

“De jure nya seperti itu. Karena kami berkaca ketika DPP PAN membatalkan rekomendasi yang diberikan kepada pasangan Herwin-Mustar,” ucap Wanto.

Begitu pula sambung anggota Komisi 3 DPRD Banggai ini, surat tugas yang diberikan kepada Samsulbahri Mang dari DPP Partai Golkar belum dicabut. “Dasar inilah yang masih menyakini kami sebagai kader Golkar atas pasangan B’Heppy,” tegas Wanto.


Baca juga:

Bali-Happy Minus 1 Kursi, Golkar Berpotensi Digunakan Kader Partai Lain


Kalau kemudian tambah Wanto, terjadi hal lain dari apa yang menjadi perjuangan dan harapan kader Golkar Banggai, tentu saja DPD Golkar Sulteng dan DPP akan melakukan evaluasi terhadap surat tugas yang diberikan kepada Samsulbahri Mang sebagai Ketua DPD Golkar Banggai.

Langkah selanjutnya ada di tangan DPD Golkar Sulteng dan DPP. Mau kemana arah koalisinya, merekalah yang menentukannya. Sebagai pengurus di daerah hanya melaksanakan tugas sebagai abdi partai.

“Semua belum berakhir. Kata orang bijak jika rezeki itu memang milik kita sekalipun ada di mulut harimau pasti akan menjadi milik kita,” kunci Wanto. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: