PAN SULTENG KONSISTEN DENGAN PENCALONAN PASHA

FOTO: Anwar Hafid dan Sigit Purnomo alias Pasha foto bersama, beberapa waktu lalu.

____

LUWUK TIMES.com– Meski masih belum jelas siapa figur yang akan didorong sebagai calon gubernur di pilkada Sulteng 2020, namun Sekretaris Eksekutif DPW PAN Sulteng, Egar Mahesa meyakini partainya konsisten dengan pencalonan Sigit Purnama alias Pasha.

“Sampai hari ini kami tetap konsisten dengan Pasha. Karena Pasha yang mendapat rekomendasi pertama,” jawab Egar, Selasa (25/2).

Terkait akan digandengnya Pasha mendampingi Anwar Hafid juga dijelaskannya.

Memang koalisi Demokrat-PAN belum memenuhi syarat mengusung pasangan calon. Koalisi ini masih membutuhkan minimal ketambahan 3 kursi. “PAN 2 kursi dan Demokrat di provinsi 4 kursi. Karena masih 6 kursi sehingga butuh minimal 3 kursi lagi,” kata Egar.

Akan tetapi, bagi paket ini tidak terlalu khawatir dalam menambah koalisi. Sebab klaim Egar, partai politik lain justru yang mendatang paket ini.

“Yang mendatangi kita parpol lain,” ucap Egar. “Kalaupun Hanura dan PKB gabung, maka lebih dari 9 kursi,” tambah Egar.

Malah informasi yang diterimanya, PDIP juga akan melenggang ke Pasha. Belum lagi Partai Perindo. “Para politisi senior di Kota Palu serta hasil survei versi warkop, paket ini (Anwar-Pasha) berpotensi menang.

Berbeda dengan penjelasan Ketua tim pilkada DPW PAN Propinsi Sulteng, Yahya R. Kiby. Kata dia, sampai saat ini DPW PAN Sulteng belum memberi kepastian siapa figur yang akan didorong sebagai calon gubernur (cagub) di pilkada 2020. Apakah Sigit Purnomo (Pasha) atau Rusli Dg. Baco.

“Kita hari ini juga belum tahu PAN itu siapa yang mau dikase. Itu juga saya tidak bisa jelaskan. Kerena wewenang di DPP. Mungkin ke Pasha atau Rusli,” jawab Yahya.

Tidak ditampik Yahya, belakangan cukup santer Anwar Hafid akan menggandeng Pasha sebagai kandidat calon wakil Gubernur. Yahya pun memberi tanggapan.

“Kalau soal pasangan dengan Anwar Hafid, mungkin sudah pilihan politiknya. Kita tidak bisa menahan orang dan tidak bisa menghalangi. Karena mungkin mereka sudah cocok. Yah begitu saja positifnya,” jawab Yahya.

Yang jelas tekan Yahya lagi, sampai saat ini belum ada keputusan DPP PAN tentang kader yang akan didorong di Pilkada Sulteng. “Pasha atau Rusli, kita tunggu saja keputusan DPP,” kata Yahya. (ST)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: