Mundur dari LO Calon Petahana, Ismail Indek Siap dengan Konsekuensi Politik

Ismail Indek


Luwuk, Luwuktimes.com— Sikap meletakkan jabatan liaison officer (LO) calon petahana pilkada Banggai, Herwin Yatim-Mustar Labolo (Winstar) yang dipilih Ismail Indek, dinilai kalangan internal PDIP sebagai bentuk tidak loyal terhadap partai.

Dengan begitu langkah yang ditempuh Ismail itu bisa berdampak tak baik terhadap karir politiknya di PDIP kedepan.

Karena tidak menutup kemungkinan jabatannya sebagai unsur wakil Ketua di DPC PDIP serta sebagai tenaga ahli fraksi di DPRD Banggai akan ikut pula melayang.

Soal bakal adanya konsekuensi politik pahit tersebut, rupanya sudah dirasakan Ismail. Dan hal itu dikatakannya saat dikonfirmasi Luwuktimes.com belum lama ini.

“Kalaupun konsekuensi itu terjadi, maka saya siap. Sudah seperti itu politik,” ucap Ismail singkat.


Baca juga: Selama 7 Hari KPU Banggai Umumkan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon


Sebelumnya, kepada sejumlah wartawan di ruang Fraksi PDIP, mantan jurnalis ini menyatakan sikap mundur sebagai LO.

Alasan dia simple. Ingin lebih fokus pada kerja-kerja partai, baik sebagai pengurus harian maupun di DPRD sebagai tenaga ahli fraksi.

Sekalipun mundur belum disertai surat resmi pengunduran diri, namun partainya pun langsunh merespons.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Banggai, Herwin Yatim memberikan jabatan LO itu kepada dua kader terbaiknya. Anny Kushardjanti dan Marwan Londol.

Apakah benar nantinya dua jabatan yang kini disandang Ismail Indek kembali bergeser kepada kader banteng moncong putih lainnya. Kita tunggu saja kebijakan partai dominan kursi di DPRD Banggai ini. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: