KPU akan Tetapkan DPS, Makmur: Tak Terdaftar segera Melapor

Proses pencoklitan data pemilih di Kabupaten Banggai. (Foto: Dokumen KPU Kabupaten Banggai)

Luwuk, LUWUKTIMES.COM – Pencoklitan data pemilih oleh petugas pemutahiran data pemilih (PPDP) telah berakhir. Tahapan itu dimulai sejak 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020.

Hasil dari pencoklitan itu, KPU Banggai melakukan penyusunan daftar pemilih hasil pemutahiran atau DPHP. Setelah itu barulah lembaga penyelenggara teknis pemilu menetapkan daftar pemilih sementara atau DPS.

“Pencoklitan sudah selesai. Kini kami menyusun DPHP. Setelah itu ditetapkan DPS,” kata Divisi Teknis KPU Banggai, Makmur Manesa, Sabtu (15/08/2020).

DPS tersebut lanjut Makmur, akan diumumkan untuk selanjutnya mendapat tanggapan dari masyarakat.

“Pengumuman dan tanggapan terhadap DPS dimulai 19-28 September 2020,” kata Makmur.

Ketika selama 10 hari pengumuman DPS itu masih ada masyarakat yang memenuhi syarat sebagai pemilih tapi belum masuk dalam DPS, maka segera melapor ke panitia pemungutan suara atau PPS.

“Apabila ada wajib pilih yang belum masuk DPS, segera melapor,” kata Makmur.

Akan tetapi pertegas Makmur, laporan itu akan ditindaklanjuti oleh PPS dengan ketentuan ada dokumen kependudukan Kabupaten Banggai.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Banggai, Bece Abd. Junaid mengaku, pelaksanaan coklit data pemilih oleh PPDP, berjalan sesuai harapan.

Hasil pengawasan di lapangan kata Bece, rata-rata sudah 100 persen pencoklitan, termasuk kecamatan yang sebelumnya terkenda dampak banjir.

“Untuk Kabupaten Banggai dari hasil pengawasan kami per kecamatan rata-rata sudah mencapai 100 persen. Termasuk Batui,” jawab Bece. *

Baca juga: Daulat Anak Negeri Demo Kantor Bawaslu Banggai

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: