Korban Kebakaran Tuding Pemda Tebang Pilih, Kadinsos: Tidak ada Bantuan Uang

Bakal calon bupati Banggai, Hj. Sulianti Murad bersama calon wakil bupati, H. Zainal Abidin Alihamu menyerahkan bantuan kepada dua warga korban kebakaran di BTN Nusagriya Kelurahan Kilongan Permai Kecamatan Luwuk Utara, belum lama ini. (Foto: Sofyan Labolo)

Luwuk, LUWUK TIMES – Efinaldo, warga yang menjadi korban kebakaran di BTN Nusgriya Kelurahan Kilongan Permai Kecamatan Luwuk Utara menuding Pemda Banggai tebang pilih.

Pasalnya dalam menyalurkan bantuan, hanya kepada satu korban saja. Padahal pada peristiwa yang terjadi Senin (20/07/2020) malam lalu, tempat tinggalnya juga rata dilalap si jago merah.

“Pemda tidak tebal pilih. Masa hanya satu yang dapat. Sementara saya juga menjadi korban kebakaran,” keluh Efinaldo kepada Luwuk Times, Selasa (28/07/2020).

Memang bantuan dalam bentuk uang dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai kata pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini tidak lah seberapa, yakni Rp. 1 juta. Meski begitu harus bersikap adil.

“Saya kan masih warga Kabupaten Banggai. Dan Pemda harus bertanggungjawab kepada warganya yang terkena musibah,” kata Abang-sapaannya.

Baca juga : Di Emperan Toko Pagimana, Anti Murad Makan Bareng Warga

Janganlah sambung dia, karena pilihan politik berbeda, lantas dia tidak dianggap Pemda. “Ini bukan masalah dukung-mendukung di pilkada. Tapi sebagai pemerintah harus peduli dengan rakyat yang terdampak kebakaran,” kata dia.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Banggai, Syaifudin Muid yang dikonfirmasi mengaku, belum ada pengantaran bantuan ke lokasi bencana kebakaran. Alasan Pudin-sapaannya, karena stok bantuan terbatas.

“Sisa bahan rumah tangga berupa belanga. Stok sembako sudah habis. Nanti ditindaklanjuti apa yang bisa dibantu,” kata Pudin.

Tapi keluhan korban bantuannya dalam bentuk uang? Pertanyaan itu dijawab Pudin Muid. “Kalau uang tidak tahu dari siapa. Kalau Dinsos tidak ada bantuan uang,” tampik Pudin. *

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: