Kantongi 9 Kursi di Pilkada, NDB Intens Komunikasi Sejumlah Parpol di Pusat

Bakal calon Gubernur Sulteng, Nurmawati Dewi Bantilan (NDB), saat diwawancara di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, beberapa waktu lalu. (Foto: Sofyan Labolo)

Luwuk, LUWUK TIMES— Syarat dukungan partai politik (parpol) bakal pasangan calon (paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Sulteng, Nurmawati Dewi Bantilan-Clemens Efraim Musa (NDB-CEM), sudah terpenuhi. Sekalipun koalisi Golkar-Perindo bersyarat didorong ke KPU, tapi lobi-lobi politik untuk menambah jumlah koalisi masih intens dibangun.

“Golkar 7 kursi dan Perindo 2 kursi. Total 9 kursi di DPRD Sulteng sudah bersyarat mengusung paslon di pilkada provinsi. Tapi saya tetap berusaha menggalang dukungan parpol lainnya,” kata bakal calon Gubernur Sulteng, NDB yang dihubungi Luwuk Times via ponsel, Sabtu (04/07/2020).

Dalam memenangkan kompetisi di pilkada kata NDB, butuh banyak partai. Dan pendekatan politik untuk menambah jumlah koalisi, masih terus dilakukannya. Apakah sudah ada sinyal dari parpol lain untuk bergabung? Mantan anggota DPD RI ini kembali berujar, komunikasi politik yang dibangunnya tidak hanya tertuju pada satu atau dua parpol. Akan tetapi dilakukannya pada semua parpol.

 

Baca juga: Baliho Mulai Merambah di Kabupaten Banggai, NDB-CEM Dinilai Duet Ideal

 

Memang kata NDB, kebijakan rekomendasi ada di tangan DPP. Sehingga sudah barang tentu komunikasinya harus dilakukan pada level pusat. Tapi bukan berarti komunikasi tidak dibangun di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Sebagai pemegang surat tugas Partai Golkar, saya berkomunikasi dengan semua DPP partai. Karena rekomendasi ada di DPP. Tapi saya juga menjalin komunikasi dengan pengurus partai di provinsi dan kabupaten/kota,” kata NDB.

NDB tak hanya mengantongi surat tugas dari DPP Partai Golkar. Tapi juga mendapat legitimasi yang sama dari DPP Partai Perindo.

“Dari Perindo saya sudah mengantongi surat yang ditanda-tangani Ketua Umum Harry Tanoedibjo (HT) dan Sekjen Moh. Rofiq. Dan untuk calon Sulteng II, pak HT mendorong pak Clemens Efraim Musa. Tentu masing-masing mengamankan perintah dan menjaga marwah partai,” kata NDB. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: