Jika Terpilih Gubernur, Ini Yang Akan Dibuat Anwar Hafid

Agenda silahturahim tim pemenangan Anwar-Sigit, di Swiss Bell Hotel Luwuk. (FOTO ISTIMEWA)

___ ” ___

“Bagaimana Morowali dulu, Indeks pembangunan manusia (IPM) terbelakang. Di bawah kepemimpinan Anwar, IPM kabupaten itu tembus 2 besar di Sulteng”

MOH. DARWIS KAMALUDDIN


LUWUKTIMES.com— Jika terpilih menjadi Gubernur Sulteng, ada sejumlah program yang akan diterapkan Anwar Hafid.

Hanya saja program kerja itu tak langsung dipaparkan Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng tersebut.

Tapi pada kegiatan silahturahim bakal pasangan calon (paslon) Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (AS) yang dilaksanakan di Swiss Bell Hotel Luwuk, Kamis (19/3/2020) itu disampaikan Ketua tim pemenangan AS, Moh. Darwis Kamaluddin.

“Ada lima hal yang akan dilaksanakan paket AS jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulteng,” kata Darwis.

Dia pun merincikan. Pertama, Inginkan Sulteng beribadah. Artinya perjelas Darwis, semua pemeluk agama di Sulteng wajib menaati agamanya masing masing.

Kedua, inginkan Sulteng berbudaya. Sulteng memiliki beragam budaya. Meski begitu kearifan lokal tersebut belum secara maksimal mendapat dukungan pemerintah provinsi.

“Ini ironis,” kata Darwis.
Selanjutnya, AS inginkan Sulteng cerdas. Konsep yang akan diterapkan yakni membebaskan biaya pendidikan mulai dari SD sampai dengan SMU.

Dan langkah ini bukan baru kali pertama diterapkan Anwar Hafid. Sejak menjadi Bupati Morowali, pendidikan gratis telah digiatkannya.

“Pendidikan itu pelayanan dasar. Dan wajib bagi semua warga negara mengenyamnya,” kata Darwis.

Begitu pula dengan kesehatan, menjadi bagian skala prioritas Anwar-Sigit. Sehingga mengiginkan Sulteng sehat.

“Pak Anwar menjadikan ini salah satu program unggulan. Bagi yang sakit dibebaskan biaya untuk rawat inap di kelas III,” ucapnya.

Dan terakhir, inginkan Sulteng Masagena. Artinya masyarakat makmur dan sejahtera.

Menurut Darwis, apa yang menjadi agenda kerja Anwar ketika rakyat Sulteng melegitimasinya menjadi gubernur, bukan sekadar janji apalagi bualan politik.

Tapi semua itu sudah diterapkannya saat masih menjabat sebagai Bupati Morowali.

Tidak sedikit buah karya monumental yang dihasilkannya.

Tak hanya pendidikan dan kesehatan gratis. Akan tetapi, Anwar mampu menciptakan lapangan kerja yang luas.

“Bagaimana Morowali dulu, Indeks pembangunan manusia (IPM) terbelakang. Di bawah kepemimpinan Anwar, IPM Morowali naik 2 besar di Sulteng,” ucap dia.

Dari sisi industrialisasi, Morowali juga terdepan. Itu lantaran pemerintahan Anwar kala itu sangat welcome dengan investor.

Bahkan sebut Darwis, tarif upah minimum kabupaten (UMK) Kabupaten Morowali tertinggi di Sulteng.

Anwar Hafid dalam meniti karirnya, berasal dari bawah. Sebelumnya, Anwar adalah kepala desa. Selanjutnya menjadi camat serta Bupati dan kini sebagai anggota DPR RI.

“Berangkat dengan modal itulah, sehingga pak Anwar Hafid berkompetisi di Pilkada Sulteng,” ucap Darwis.

Awalnya, agenda silahturahim itu akan dihadiri Anwar Hafid. Absennya politisi senayan ini bertatap muka dengan para ormas serta kalangan jurnalis di Kota Luwuk itu langsung diklarifikasi.

“Seyogianya pak Anwar yang langsung bersilahturahim dengan teman teman. Namun karena kondisi kesehatannya terganggu, sehingga yang bersangkutan batal datang hari ini,” jelas Darwis. (st)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: