Ini Alasan Musda ke X Golkar Banggai Baru Akan Dihelat 31 Agustus

Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulteng, Amran Bakir Nae (tengah) memimpin rapat persiapan Musda ke X Partai Golkar Banggai. (Foto: Dok. Partai Golkar Banggai)

Luwuk, LUWUKTIMES.COM – Molornya pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) ke X Partai Golkar Kabupaten Banggai akhirnya diklarifikasi kader beringin rindang.

Fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap kepada Luwuktimes.com Minggu (16/08/2020) menjelaskan, pada Sabtu (15/08/2020) sekitar 20.00 wita dilaksanakan rapat pemantapan pelaksanaan Musda ke X Partai Golkar Banggai.

Dalam rapat di hotel Santika Luwuk itu dipimpin Sekretaris DPD I Golkar Sulteng Amran Bakir Nae serta dihadiri Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Banggai, Bangkep, Balut Naser Djibran, Iwan Kobaa dan beberapa pengurus dari DPD Golkar Sulteng lainnya.

Dalam rapat itu lanjut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Banggai ini, lahir usulan atau permohonan dari pengurus DPD II Golkar Banggai agar pelaksanaan Musda ditunda sampai dengan 31 Agustus.

Ada sejumlah alasan sehingga lahir usulan penundaan itu. Diantaranya sebut Irwanto, ada beberapa kelengkapan administrasi yang belum selesai. Semisal pembentukan SC serta menunggu jawaban dari Ketum DPP Golkar atas permohonan permintaan diskresi oleh ketua DPD II Golkar Banggai, Samsulbahri Mang.

Usulan itu selanjutnya direspons forum rapat. Sehingga Amran Bakri Nae menskorsing rapat sekitar 10 menit.

Selanjutnya DPD I Golkar melakukan rapat internal sembari melaporkan langsung ke Ketua DPD I Golkar Sulteng Arus Abdul Karim terkait permohonan penundaan Musda Golkar Banggai.

“Maka dengan sebuah pertimbangan matang dan penuh kearipan serta bijaksana, pak Arus menyetujui permohonan Musda Golkar Banggai akan dilaksanakan 31 Agustus,” kata Irwanto yang pada rapat malam itu dilegitimasi sebagai Ketua steering committee (SC) Musda ke X Golkar Kabupaten Banggai.

Dengan demikian lanjut Wanto sapaannya, waktu yg diberikan ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Musda dan tidak bisa berubah lagi atau sudah menjadi ketetapan akhir.

Karena semua ini dilandasi dalam keputusan musyawarah nasional (Munas) bulan Desember 2019, bahwa 6 bulan setelah Munas dilaksanakan ditindak lanjuti dengan pelaksanaan musyawara kab/kota.

“Artinya tidak bisa lewat bulan Agustus. Lagian kita akan menghadapi pilkada 9 desember 2020,” tutup Wanto. *

Baca juga: Musda ke X Partai Golkar Banggai Diundur, Ada Apa?

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: