GMNI Ingatkan KPU dan Bawaslu Banggai Jaga Integritas

Rahmat Saputra J. Sandibi


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Voting day pilkada serentak 9 Desember 2020. Sedang tahapan lanjutan akan dimulai tanggal 15 Juni 2020. Semua kalangan berharap agar pemilihan kepala daerah berjalan demokratis. Untuk mewujudkan harapan itu, sudah pasti kepada para penyelenggara mampu menjaga integritas sebagai lembaga yang independent.

Warning ini disampaikan Ketua Umum DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Luwuk Banggai, Rahmat Saputra J. Sandibi kepada Luwuktimes.com, Jumat (12/06/2020).

“Saya sebagai Ketua DPC GMNI Luwuk Banggai mengingatkan kepada KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu dan pengawasan Pemilu agar tetap menjaga integritasnya. Dan dapat menjalankan seperti yang diamanatkan oleh UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum,” kata Rahmat.

Dia juga berharap kepada lembaga yang diketuai Zaidul Bahri Mokoagow dan Bece Abd. Junaid itu agar tidak takut untuk menidak oknum yang melakukan pelanggan.


Baca juga: Setelah Rp50 Miliar, KPU Banggai Minta Tambah Rp3,9 Miliar Lebih


“Jangan takut dalam mengambil keputusan. Ketika melanggar rel aturan, KPU dan Bawaslu ambil sikap tegas,” ucap dia.

Demokrasi mensyaratkan adanya suksesi kepemimpinan melalui pemilu secara reguler. Selain itu pemilu juga menjadi sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dengan memilih anggota legislatif, dan pejabat publik lainnya.

Dengan memandang pemilu merupakan kesempatan bagi rakyat untuk memilih pejabat politik, maka diperlukan pengawasan untuk memastikan jalanya pemilu secara jujur dan adil.

Pilkada langsung sambung Rahmat yang merupakan hidupnya demokrasi lokal juga merupakan tahapan dalam proses desentralisasi. Pemilihan langsung juga telah membuka lebar untuk memelihara demokrasi lokal yang telah tertunda selama Soeharto berkuasa. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: