GERINDRA PERINTAHKAN ANTI CARI “PENDAMPING” DI PILKADA

Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Longki Djanggola memberikan surat tugas kepada bakal calon bupati Banggai, Sulianti Murad. (FOTO ISTIMEWA)

LUWUKTIMES.com— Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sulteng, Longki Djanggola mengusulkan Sulianti Murad sebagai calon bupati (cabup) untuk diusung Partai Gerindra di pilkada Banggai 2020.

Usulan Longki yang juga Gubernur Sulteng ini tertuang dalam surat DPD Gerindra Sulteng bernomor SH/02.010/A/DPD GERINDRA/2020 tanggal 20 Februari 2020.

Surat yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra cq Sekjen berperihal permintaan surat tugas calon bupati Banggai 2020 itu diserahkan Longki kepada Sulianti Murad.

“Pak Longki menyerahkan surat tugas kepada ibu Sulianti Murad. Dengan diberi tugas untuk menentukan pasangan bakal calon wakil bupati serta melengkapi kursi Gerindra,” jawab fungsionaris DPD Partai Gerindra Sulteng, Stivan Sandagang, Jumat (28/2).

Partai Gerindra tidak bisa mengusung paslon di pilkada, tanpa membangun koalisi dengan parpol lain. Karena partai ini hasil pileg 2019 hanya memiliki 4 kursi.

Minimal Gerindra menambah 3 kursi dari parpol koalisinya. Sehingga bersyarat disaat mendaftar di KPU.

Begitu pula dengan bakal calon Banggai II, Anti Murad sapaan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai ini. Sampai saat ini belum ada yang resmi.

Awalnya Anti akan menggandeng Abdul Haris Hakim. Tapi wacana itu meredup.

Kabarnya, Anti Murad memilih Samsulbahri Mang sebagai bakal calon wakil bupati. Ketika ini tidak sekadar wacana, maka Gerindra-Golkar dipastikan berkoalisi.

Meski hanya dua parpol, tapi duet ini bersyarat untuk didorong ke KPU sebagai salah satu kontestan. Karena sudah mengantongi 9 kursi, Gerindra 4 kursi dan Golkar 5 kursi. (SH)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: