Figur Pemimpin Ideal Kabupaten Banggai di Mata Ketua Amir Tamoreka Center

Herdiyanto Djiada


(advertorial)

Luwuk, LUWUKTIMES.com— Sudah sangat tepat jika kandidat calon bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka (AT) melegitimasi Herdiyanto Djiada sebagai Ketua Amir Tamoreka Center (ATC). Konsep pemikirannya begitu brilian. Minggu (14/06/2020) tadi malam, Herdi begitu pria ini sering disapa memiliki sejumlah pandangan tentang figur pemimpin ideal Kabupaten Banggai kedepan.

Hal pertama dikomentarinya adalah terkait pengisian jabatan di pemerintahan. Ini menjadi sorotannya karena reposisi jabatan pada semua tingkatan eselon, sering melahirkan pro kontra.

Padahal kata Herdi, bukan perkara sulit ketika momentum reshuffle pejabat tanpa harus melahirkan polemik. Caranya penempatan jabatan sebaiknya diisi oleh orang-orang yang memiliki keahlian dibidangnya dalam upaya menangani persoalan yang akan dihadapi (right man in the right place).

“Ketika pola itu diterapkan maka saya yakin akan merubah citra ‘bagi-bagi’ jatah jabatan hanya didasari unsur politis,” kata Herdi.

Selain itu, pemimpin ideal mampu mengoptimalkan upaya peningkatan kualitas sumber daya alam (SDA). Begitu pula peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik termasuk pembuatan KTP dan KK yang cepat dan gratis, bantuan petani dan nelayan serta pengembangan industri kreatif dan pariwisata.


Baca juga: H. Amirudin Tamoreka, Sosok Pemimpin yang Dirindukan Rakyat Kabupaten Banggai


Hal yang tidak kalah pentingnya lagi sambung fungsionaris Partai NasDem Kabupaten Banggai ini mampu memposisikan diri sebagai sosok yang mampu memimpin dan mampu bekerja. Dan bukan sebagai sosok pemimpin yang elitis.

“Artinya pemimpin masa depan harus mampu menerima arti sebuah kebersamaan dan tidak hanya menempatkan diri sebagai pemimpin, tapi juga ‘pelayan’ dari masyarakat itu sendiri,” ucap Herdi.

Bukan berarti sambung Herdi, apa yang dilakukan pemerintahan hari ini atau sebelumnya tidak baik. Jika nantinya dalam proses evaluasi kandidat terpilih ada beberapa program yang terbaik dari pemerintahan sebelumnya, maka harus dilanjutkan.

Yang pasti tekan Herdi, pemimpin kedepan harus memiliki visi dan pandangan yang jelas mengenai arah tujuan pembangunan Kabupaten Banggai. Tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan itu sangat diperlukan. “Bukan berarti pemerintahan saat ini tidak baik. Tetapi hemat kami perlu untuk ditingkatkan,” jelas Herdi lagi.

Diakui Herdi, para calon yang akan menjadi rival kandidatnya (Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili AT-FM, red) merupakan orang-orang pilihan yang mempunyai kemampuan mumpuni. Akan tetapi, sebagai ketua Tim ATC tentu menaruh harapan besar kandidatnya lah yang akan mendapat mandat dari rakyat Kabupaten Banggai di pilkada 9 Desember 2020. *


Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: