Ditanya Soal Pilkada Sri Lalusu Jawab Cooling Down, Mengapa?

Sri Indraningsih Lalusu mendaftar sebagai bakal calon bupati di sekretariat DPC PDIP Kabupaten Banggai, beberapa waktu lalu. (Foto: Sofyan Labolo/Luwuk Times.com)

Luwuk, LUWUK TIMES.com— Rival ketat calon petahana Herwin Yatim dalam merebut surat keputusan (SK) pencalonan di pilkada Banggai lewat perahu politik PDI Perjuangan, tak lain adalah Sri Indraningsih Lalusu. Karena memang tak ada kader banteng moncong putih lain, kecuali keduanya.

Jauh sebelum Herwin Yatim dan Mustar Labolo (Winstar) mengantongi rekomendasi DPP PDIP, Sri Lalusu intens konsolidasi. Rumah Merah yang berada di BTN Nusagriya Kelurahan Kilongan Permai Kecamatan Luwuk Utara menjadi markas pemenangan Sri Lalusu.

Jika bakal calon bupati lainnya, termasuk Herwin mendaftar di banyak partai politik, tapi tidak bagi Sri Lalusu. Bendahara PDIP sekaligus Ketua Komisi 1 DPRD Sulteng ini mendaftar hanya di partainya. Bagi Sri Lalusu itu sebagai bentuk loyalitasnya terhadap partai yang identik dengan warna merah tersebut.

Tapi setelah selembar rekomendasi DPP PDIP dikantongi Winstar, tidak ada lagi gerakan massif konsolidasi yang dibangun Sri Lalusu. Yang tersisa hanyalah sejumlah baliho Sri Lalusu bersama I Putu Gumi bertuliskan bakal calon bupati/wakil bupati Banggai. Di dalam kota Luwuk, baliho pasangan calon bertagline SIP itu dapat dijumpai hampir disemua kelurahan dan kecamatan.

Kamis (18/06/2020) Luwuk Times melalui WhatsApp (WA) sempat melontarkan pertanyaan seputar kesiapan politiknya menghadapi pilkada Banggai yang voting day nya di tanggal 9 Desember 2020. Dan Sri Lalusu menjawab, “cooling down dulu” tulisnya via WA. Lalu apa sebenarnya dibalik statemen cooling down itu?

Dalam tata bahasa, cooling down biasa disebut juga menenangkan diri. Melalui ketenangan diri itu sehingga dapat menimbang nimbang dengan cermat sebelum mengambil suatu keputusan.

Karena setiap keputusan yang diambil, pasti akan membawa risiko. Lagi pula keputusan yang terburu-buru diambil, biasanya terbawa oleh emosi yang sedang labil, karena itu berpotensi terjadi hal yang tidak kita inginkan.

Maka bisa saja, sikap cooling down yang dipilih Sri Lalusu baginya sangat penting dalam rangka menenangkan diri sekaligus mempertimbangkan secara matang, sebelum mengambil sebuah keputusan. Kita tunggu saja sikap politik Sri Lalusu, mengingat tahapan penetapan pasangan calon di pilkada sekitar 2 bulan lebih lagi. *

Penulis: Sofyan Labolo

 

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: