Coklit Data Pemilih, Batui Baru 26 Persen, Bawaslu: Penyebabnya Banjir

Di tengah musibah banjir di Kecamatan Batui, Panwascam tetap konsen pada pengawasan coklit. (Foto: Istimewa)

 

Luwuk, LUWUK TIMES – Pengawasan Bawaslu Kabupaten Banggai bersama perangkat adhoknya terfokus pada pencoklitan data pemilih oleh petugas pemutahiran data pemilih (PPDP).

Dari 23 kecamatan se Kabupaten Banggai, hasil coklit terbesar ada di Kecamatan Lamala. Sedang progres terkecil di Kecamatan Batui.

“Dari hasil pengawasan kami di Kabupaten Banggai sampai dengan kemarin sudah 58 persen. Dimana Kecamatan Lamala paling tinggi yaitu sudah mencapai 90 persen. Sedang terendah Kecamatan Batui baru mencapai 26 persen,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Banggai, Bece Abd. Junaid kepada Luwuk Times Sabtu (01/08/2020).

Mengapa Kecamatan Batui terkecil persentase pencoklitan juga dijelaskan Bece.

“Dari hasil pengawasan Panwascam Batui di lapangan, kendalanya hujan yang terus menerus dan warga yang di coklit tidak di jumpai,” kata Bece.

Progres pencoklitan ini sambung Bece akan terus bertambah. Dan setiap pekan persentasenya akan dipantau.

 

BACA JUGA: FORKOT: Rekomendasi Bawaslu Wajib Dilaksanakan KPU Banggai

 

“Kita akan cek kembali di tanggal 7 Agustus, apakah sudah bertambah prosentasenya,” jelas Bece.

Bawaslu tak menginginkan ada wajib pilih yang terlewati pada pendataan pemilih untuk pilkada serentak 9 Desember 2020.

Dengan begitu kata Bece pihaknya telah membuka posko pengaduan.

“Bawaslu Banggai sudah membuka posko pengaduan untuk masyarakat yang belum terdaftar dalam daftar pemilih dan belum sempat di coklit oleh PPDP,” ucapnya.

Selain posko itu tersebar di 23 kecamatan juga Bawaslu membuka posko di sekretariat Bawaslu Banggai.

“Di Bawaslu Kabupaten Banggai kami juga membuka pusat pelaporan pelanggaran untuk pilkada tahun 2020,” tutup Bece. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: