Bung Tatu bukan Organisasi Politik, Rinto: Tiga Kandidat Besar di Bungin

Rinto Alimun

Luwuk, LUWUK TIMES— Bungin Tetap Satu (Bung Tatu) bukanlah organisasi politik. Tapi Bung Tatu dibentuk untuk mempererat hubungan silahturahim antar sesama warga Bungin terkait dengan kegiatan sosial.

“Saya perlu klarifikasi bahwa Bung Tatu bukanlah organisasi politik yang mendukung salah satu bakal pasangan calon,” kata tokoh pemuda Bungin Rinto Alimun kepada Luwuk Times Jumat (19/06/2020).

Dijelaskannya, ada tiga figur calon dan calon wakil bupati yang pernah berdomisili di Kelurahan Bungin. Rinto merincikannya. Pertama, calon petahana Herwin Yatim. Bupati Banggai ini pernah tinggal selama 7 tahun di Kelurahan Bungin.

“Saat beliau (Herwin Yatim, red) bekerja di PT KLS dan mempersunting Ibu Ida Murad yang notabenenya warga Kilo Satu,” kata Rinto.

 

Baca juga: Ini Alasan Bungin Tetap Satu Dukung HATIMU di Pilkada Banggai

 

Kedua, Sulianti Murad. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bangga ini besar juga di Kilo Satu sekaligus selalu beraktivitas dengan warga Bungin. Sedang ketiga adalah Heppy Y Manopo. “Pak Heppy besar di Kilo Satu. Bahkan pernah jadi penjual ikan di wilayah itu,” jelas Rinto.

Silahkan sambung Rinto, bagi masyarakat Bungin untuk memberikan dukungannya kepada siapapun bakal calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Banggai. Akan tetapi jangan membawa organisasi Bung Tatu yang baru dibentuk itu ke ranah politik praktis untuk mendukung pasangan calon tertentu.

Bung Tatu ini dibentuk untuk memajukan segala aspek kehidupan masyarakat Kelurahan Bungin, baik itu di bidang pendidikan, agama, lapangan kerja dan lainnya.

“Kami berharap semua kandidat yang akan bertarung bisa memperhatikan dan meninggkatkan taraf hidup warga kami ketika kelak terpilih sebagai Bupati dan wakil Bupati Banggai,” pungkas Rinto. *

 

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: