Baru Kantongi 7 Kursi, Nasib Paslon Anwar-Sigit Tergantung Partai Golkar


Palu, LUWUKTIMES.COM – Kans bakal pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Sulteng, Anwar Hafid-Sigit Purnomo untuk menjadi kontestan di pilkada 2020, terbilang kecil.

Duet anggota DPR RI dan Walikota Palu ini, baru mendapat dukungan 7 kursi di DPRD Sulteng. Itu artinya, paket AS masih butuh 2 kursi lagi untuk memenuhi syarat minimal 9 kursi.

Dukungan Partai Demokrat, PAN dan PPP, masih belum cukup mengantarkan paket AS ke KPU Sulteng untuk mendaftar.

Satu-satunya parpol yang bisa menyelematkan paket AS adalah Partai Golkar yang memiliki 7 kursi di parlemen.

Namun kabarnya, partai beringin rindang ini lebih cenderung mengarahkan dukungannya kepada bakal paslon gubernur/wakil gubernur Sulteng, Rusdi Mastura-Ma’mun Amir.

Hitungannya adalah patner koalisi di DPRD Sulteng, Partai Perindo sudah lebih dulu memberi sokongan kepada mantan Walikota Palu dan mantan Bupati Banggai tersebut.

Ketika benar Partai Golkar lebih berafiliasi ke Cudi-Ma’mun, maka tamatlah perjalanan AS untuk menuju kantor KPU Sulteng di tanggal 4-6 September 2020 yang merupakan tahapan pendaftaran bakal paslon.

Tak sebatas sukses ‘menjenggal’ paket AS yang notabene konsolidasi di akar rumput sudah sangat massif. Lebih dari itu, Cudi-Ma’mun juga tercatat sebagai paslon yang didukung koalisi partai paling gemuk, yakni 26 dari 45 kursi di DPRD Sulteng.

Rinciannya adalah, Partai NasDem 7 kursi, PKB 4 kursi, PKS 4 kursi, Hanura 2 kursi, Perindo 2 kursi dan Partai Golkar 26 kursi.

Bahkan ketika konstelasi itu terjadi, maka ada kemungkinan pilkada Sulteng terjadi pertarungan head to head, yakni Cudi-Ma’mun versus Hidayat-Bartho yang mendapat dukungan PDIP-Gerindra dengan akumulasi 12 kursi.

Sebelumnya, Sekretaris Pusat Komando Jaringan Pemenangan Provinsi Pasangan Anwar Hafid-Sigit Purnomo Said (PKJP2-PAS), Muh. Darwis berujar, masih proses. Insyallah kalau sudah ada bukti formil saya kabari. *

Baca juga: Sah, Partai Perindo Jagokan Rusdi-Ma’mun di Pilkada Sulteng 2020

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: