BALIHO SIP MASIH BERDIRI, BENTUK PERLAWANAN?

FOTO: Baliho SIP yang terpajang di jalan Jendral Sudirman Kelurahan Simpong Kecamatan Luwuk.

____

LUWUK TIMES— Pasca rekomendasi DPP PDIP buat pasangan calon (paslon) Herwin Yatim-Mustar Labolo (Winstar), masih terpajang baliho Sri Lalusu-I Putu Gumi di sejumlah titik di Kota Luwuk.

Apakah ini bentuk perlawanan terhadap kebijakan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, lantaran keduanya juga kader banteng moncong putih?

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Banggai, Suprapto Rabu (26/2) mengatakan, dengan masih adanya baliho SIP (tagline Sri-I Putu Gumi), secara organisatoris akan disikapi.

“Kami akan membicarakan diinternal. Karena SIP adalah kader terbaik partai yang harus sama sama kita jaga,” kata Suprapto.

Hal ini sambung Ketua DPRD Banggai ini memang perlu menjadi perhatian kita bersama. Tujuannya untuk menghindari terjadinya penajaman faksi. Bahkan bisa jadi melahirkan multitafsir pasca keluarnya rekomendasi DPP Partai kepada Paslon Winstar.

Liaison officer (LO) bakal calon bupati Banggai Herwin Yatim (HY) Ismail Indek berpendapat, baliho SIP bukanlah bentuk perlawanan dari kader yang tidak mendapatkan rekomendasi.

“Saya maknai positif saja. Itu bukan bentuk perlawanan terhadap keputusan partai,” kata Ismail.

Mungkin saja tambah Wakil Infokom DPC PDIP Banggai ini, mereka lupa untuk menurunkannya.

“Karena kesibukan, mereka mungkin lupa menurunkan,” kata Ismail. (ST)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: