Baliho Mulai Merambah di Kabupaten Banggai, NDB-CEM Dinilai Duet Ideal

Baliho paslon gubernur/wakil gubernur Sulteng, NDB-CEM di kawasan wisata Kilolima Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai. (Foto: Sofyan Labolo)

(advertorial)

Luwuk, LUWUK TIMES— Janji legislator lalong asal Partai Perindo, Hasman Balubi untuk membackup penuh konsolidasi pemenangan buat pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Sulteng, Nurmawati Dewi Bantilan-Clemens Efraim Musa (NDB-CEM) direalisasikannya. Sejumlah baliho duet paslon yang diusung Partai Golkar dan Perindo itu mulai merambah di kecamatan se Kabupaten Banggai.

“Selain di Kecamatan Luwuk Selatan, baliho NDB-CEM juga sudah kami pasang di Kecamatan Nambo dan Kecamatan Kintom,” kata Hasman kepada Luwuk Times, Jumat (03/07/2020).

Sementara kecamatan lainnya sambung Ketua DPC Partai Perindo Kecamatan Luwuk Selatan ini, tinggal pemasangannya. “Yang lainnya saya tunggu info semua kecamatan. Karena semua baliho sudah didistribusi di semua kecamatan tinggal dipasang. Makanya saya menunggu info dari teman-teman yang ada di kecamatan,” kata Sekretaris Fraksi PKB-Hanura-Perindo (PHP) DPRD Banggai ini.

Khusus baliho NDB-CEM di Luwuk Selatan, posisinya sangat strategis. Selain berada di depan jalan atau tepatnya di sekretariat DPD Partai Perindo Kabupaten Banggai juga letaknya tak jauh dari kawasan wisata Kilometer Lima.

 

DUET IDEAL

Kalangan pengamat politik di Kabupaten Banggai menilai, duet NDB-CEM sangat ideal. Ada beberapa indikatornya. Pertama tentang partai politik pengusung. Partai Golkar ucap sumber merupakan partai lama dan besar yang memiliki pemilih fanatisme di Kabupaten Banggai. Kedua, sekalipun Perindo adalah partai pendatang baru, namun partai ini eksis di Sulteng. Terbukti memiliki 14 kursi di DPRD kabupaten/kota serta 2 kursi di DPRD Sulteng.

 

Baca juga: Dampingi NDB di Pilkada, CEM Didukung Penuh Kader Perindo se-Sulteng

 

Paramater lainnya adalah sosok NDB. Mantan anggota DPD RI empat periode ini memiliki basis ril merata di Sulteng. Termasuk di tiga kabupaten wilayah timur, Banggai, Bangkep dan Balut. Satu-satunya keterwakilan gender yang tampil di Pilkada Sulteng turut mendongrak pundi-pundi suara. Dan barometer yang tidak kalah pentingnya lagi lanjut sumber adalah kolaborasi figur muslim-nasrani.

“Disitu letak keistimewaan paket NDB-CEM,” kata salah seorang aktivis yang meminta identitasnya tak disebut. *

 

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: