Anti Murad Memilih Zainal Abidin, Begini Komentar Haris Hakim

Sulianti Murad, Zainal Abidin Alhamu dan Abd. Haris Hakim


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Politik itu dinamis. Setiap saat berpotensi berubah. Begitu pula terhadap calon Banggai II Sulianti Murad. Awalnya diwacanakan ke Abd. Haris Hakim. Tapi kini berganti Zainal Abidin Alihamu.


Bagaimana respon Haris Hakim atas sikap politik Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai itu yang lebih memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pendamping di pentas Pilkada Banggai 9 Desember 2020?


Dikonfirmasi Luwuktimes.com Senin (08/06/2020) sore, Haris Hakim mengaku, itu merupakan putusan Anti Murad yang tentu saja menjadi haknya.


“Itu putusan terakhir ibu Anti mengambil Zainal Abidin. Dan itu adalah keputusan politik yang dilakukan berdasarkan hitungan dan sebagainya oleh ibu Anti. Kalau saya no problem,” kata Haris Hakim.


Baca juga: Kemana ‘Kiblat’ Golkar di Pilkada Banggai? Dade Lontos: Katakan Sejujurnya


“Mungkin dilihat dari sisi lebih agamais dan sebagainya. Visi itu yang kemudian yang akan dikembangkan. Kalau itu lebih jauhnya saya tidak tahu,” sambung Haris.


Tekait dengan gerbong yang dikabarkan akan mengambil sikap politik berbeda, pasca tak mendapatkan tempat sebagai calon Banggai II, Haris Hakim yang juga mantan kandidat Wakil Bupati di Pilkada Banggai 2011 ini kembali berujar.


“Kalau itu saya belum tahu. Tapi memang ada kekecewaan teman teman. Tapi mereka belum putuskan. Karena semua yang terekrut di pilkada figur terbaik,” jelas Haris Hakim


Bagaimana dengan dukungan politik secara person di pilkada? Sodoran pertanyaan lanjutan itu dijawabnya “saya kan ASN. Tentu saja tidak bisa ungkap tentang dukungan politik di pilkada”. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: