Anggota PPK dan PPS dari Zona Merah Harus Dikarantina

Komisioner KPU Kabupaten Banggai, Alwin Palalo.

Alwin Palalo


Luwuk, LUWUKTIMES.com— Bagi anggota PPK dan PPS yang terindikasi sakit atau baru berpergian dari zona merah, selain segera melaporkan ke petugas kesehatan sekaligus diminta untuk melakukan karantina mandiri.

Hal ini menjadi salah satu topik yang dibahas melalui diskusi virtual yang dilaksanakan KPU Kabupaten Banggai, Minggu (07/06/2020). Dalam diskusi itu diikuti 100-an peserta yang terdiri dari komisioner KPU, PPK dan PPS se Kabupaten Banggai.

Divisi sosialisasi, partisipasi masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Banggai, Alwin Palalo mengatakan, diskusi virtual ini memilih tema ‘Kesiapan PPK dan PPS dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah, bupati dan wakil bupati Banggai di tengah pandemi covid-19′.

Ada enam hal yang dibahas dalam diskusi itu. Pertama, KPU menyampaikan perkembangan pelaksanaan penyenggaraan pemilihan kepala daerah 2020 meliputi, uji publik PKPU dan hal tehnis lainnya. “Intinya, seluruh tahapan dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan covid 19,” kata Alwin.


Baca juga: Pencoblosan di Era Pandemi, Kabupaten Banggai Akan Ketambahan 10 TPS


Komisioner juga menyampaikan perkembangan penambahan tempat pemungutan suara (TPS) berdasarkan mapping jumlah pemilih. KPU kata Alwin, memetakan sekaligus memastikan jajaran PPK dan PPS se Kabupaten Banggai jika ada yang mengundurkan diri, meninggal dunia, atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai penyenggara pemilu di tingkat adhok.

KPU memastikan pula bahwa seluruh jajaran adhok dalam keadaan sehat. Dan jika ada yang terindikasi sakit atau baru bepergian dari daerah lain yang terpapar covid 19 dengan zona merah, agar segera melapor ke petugas kesehatan untuk diberikan tindakan medis serta melakukan karantina mandiri.

Dalam diskusi itu seluruh PPK dan PPS siap dan optimis mensukseskan pelaksanaan pemilihan tahun 2020 di tengah pandemi covid 19 dengan standar protokol kesahatan.

Sedang hal lain yang dibahas adalah tentang  pemetaan PPK terkait jangkauan jaringan internet di wilayah desa/kelurahan masing-masing, dengan tiga kategori, yakni jaringan baik, jaringan sedang dan tidak ada jaringan. *

Penulis: Sofyan Labolo

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: