KONI Tak Harus ‘Menete’ di Pemda Banggai

Iwan Pakaya

___ ” ___

“KONI Harus selektif. Prioritaskan cabang olahraga yang memiliki prestasi”

___ ” ___

LUWUKTIMES.com— Belum cairnya dana hibah KONI Kabupaten Banggai tahun 2020, membuat kalangan pegiat olahraga prihatin.

Perlu ada langkah alternatif yang diambil induk olahraga tersebut untuk keluar dari persoalan itu.

Salah satunya adalah melibatkan pihak ketiga.

Menurut pegiat olahraga Kabupaten Banggai, Iwan Pakaya Selasa (17/03/2020), KONI Banggai jangan hanya berharap dana hibah dari Pemda. Tapi ada konsep lain yang harus diterapkan.

“Pengurus KONI yang baru, harusnya jangan cuma andalkan dana hibah. Ada kiat kiat tertentu untuk mencari pihak ketiga,” saran Iwan.

Diyakini pria yang akrab disapa Loba ini, KONI Banggai dibawah kepemimpinan Muntasar Abd. Azis mampu menjawab tantangan tersebut.

“Saya yakin, sebagai mantan Ketua Gapensi Banggai, Muntasar pasti punya ide ide cemerlang untuk mencari tambahan dana buat KONI. Jangan hanya andalkan dana hibah,” tegas Loba lagi.

Bagi dia, kalau saja KONI Banggai hanya tetap menete pada Pemda, maka apa bedanya dengan kepengurusan yang lama.

“Berarti pengurus KONI yang sekarang so sama dengan yang lalu. Tidak ada inovasi. Apalagi bupati so dapat penghargaan bupati peduli olahraga,” terang pelatih karateka Inkai Kabupaten Banggai ini.

Dia juga menyarankan, dengan hanya anggaran Rp. 1 miliar, KONI Banggai harus lebih selektif dalam memberikan dana pembinaan atlet lewat cabang olahraga.

“Harus selektif. Prioritaskan cabang olahraga yang memiliki prestasi,” saran Loba. (st)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: