Pemda Banggai dan PT. Pelni Gelar Pertemuan, Ini Hasilnya

Rapat Pemda Banggai bersama PT. Pelni tentang permohonan izin kapal masuk dan keluar di Pelabuhan Luwuk, di ruang rapat umum kantor Bupati Banggai, Rabu (22/07/2020). (Foto: Sub. Bag Dokumentasi Pimpinan Bag. Prokopim Setda Kab. Banggai)

Luwuk, LUWUK TIMES — Pemda Banggai bersama PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menggelar pertemuan di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai, Rabu (22/07/2020).

Dalam rapat yang membahas tentang permohonan izin kapal masuk dan keluar di Pelabuhan Luwuk itu, Pemda diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Banggai Alfian Djibran.

Ada sejumlah kesimpulan pada rapat yang turut dihadiri diantaranya, pimpinan Agus Nugroho Official PT Pelni, Kadis Perhubungan Tasrik Djibran, perwakilan dari Syahbandar, Perwakilan Polsek, Danposal Dwi Purwanto dan Sekretaris BPBD Kabupaten Banggai Mujiono.

Berdasarkan rilis Sub. Bag Dokumentasi Pimpinan Bag. Prokopim Setda Kab. Banggai, Mu’awanah, ada beberapa keputusan yang dihasilkan. Diantaranya, wajib menerapkan protokoler kesehatan, sesuai dengan SOP protokoler covid-19. Ketentuan itu berlaku baik petugas, penumpang, buruh serta pengantar yang masuk di pelabuhan.

Penumpang wajib memiliki hasil rapid test. Setelah melakukan protokol kesehatan dan menunjukan hasil rapid test, maka penumpang diperbolehkan masuk ke dalam kapal.

 

Baca juga: Kepengurusan Kadaluarsa, KONI Banggai Usul Perpanjangan SK Empat Pengcab

 

Selanjutnya, ketika selesai pemeriksaan di lapangan perihal keamanan dan protokoler covid 19, kapal maksimal diisi 50 persen penumpang dari kapasitas yang ada.

Rencananya, pada Jumat (24/07/2020), sejumlah pihak terkait bersama-sama meninjau di lapangan, mulai dari kantor PT. Pelni sampai ke pelabuhan rakyat.

Keputusan lain yang disepakati, bagi penumpang kapal Tilong Kabila yang bukan tujuan Luwuk, tidak diperbolehkan turun dari kapal (transit di pelabuhan Luwuk, red). Yang boleh turun dari kapal hanyalah barang-barang, dokumen-dokumen titipan dan orang-orang yang KTP domisili Luwuk dan sekitarnya.

Kemudian, surat edaran tentang protokol perjalanan akan segera dibuatkan dan menganjurkan kepada seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama berjuang demi kemaslahatan orang banyak serta kesehatan kita, anak-anak kita dan masyarakat Kabupaten Banggai pada umumnya.

Satu hal yang tidak kalah pentingnya lagi, yaitu mensosialisasikan protokoler kesehatan dimulai dari diri kita sendiri, kemudian kepada masyarakat. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: