KNPI Banggai Siap Pecahkan Rekor MURI, Bentangkan Bendera 80×60 Meter

Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai, Didik Djibran. (Foto: Dokumen pribadi)

Luwuk, LUWUKTIMES.COM – Kreativitas DPD KNPI Kabupaten Banggai yang di motori Didik Djibran patut diberi acungan jempol. Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2020, organisasi biru putih ini berniat memecahkan rekor MURI. Apa giatnya? Yakni akan membentangkan bendera organisasi berukuran 80×60 meter.

“KNPI Banggai siap pecahkan rekor MURI pembentangan bendera organisasi terbesar di hari Sumpah pemuda. Bendera KNPI yang akan kami bentangkan itu dengan ukuran kurang lebih 80 X 60 meter. Ini sekaligus memecahkan rekor MURI sebelumnya, pembentangan bendera NU di Lombok,” kata Didik kepada Luwuktimes.com, Sabtu (22/08/2020).

Pembentangan bendera KNPI raksasa itu menurut Didik, sebagai bentuk refleksi semangat juang pemuda pada momentum hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober mendatang.

Tak hanya pemecahan rekor MURI. Didik cs juga memiliki sejumlah kegiatan tambahan dalam memperingati hari pemuda tersebut.

“Banyak kegiatan tambahan, diantaranya pekan kreativitas pemuda dan pemuda ekspo serta camping intelektual,” ucap Didik.

Sekalipun cukup banyak agenda di dalamnya, akan tetapi kata Didik KNPI Banggai bertagline energy of harmony ini, tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah situasi covid-19.

“Di tengah situasi covid, tentunya kami tetap akan menjalankan kegiatan berdasarkan protokol kesehatan,” ucap pria energik ini.

Terkait dengan pemecahan rekor MURI, Didik kembali menekankan, karena ini baru kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Banggai, sehingga dia mengajak kepada seluruh pemuda di daerah ini untuk bersama-sama mensukseskan agenda tersebut.

“Mari sama-sama kita sukseskan pemecahan rekor MURI ini. Kita buktikan bahwa pemuda Banggai bisa berakselerasi produktif di tengah situasi pandemik covid-19,” kata Didik. *

Baca juga: BBKT ke 60 di Kecamatan Moilong akan Dihadiri Sejumlah Menteri

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: