Kabupaten Banggai Rawan Bencana, Bupati Minta Instansi Teknis Selalu Tanggap

Dinas PUPR Kabupaten Banggai bersama pemerintah kecamatan Luwuk Timur dan pemerintah desa menggelar kerja bakti penanganan darurat jembatan di dusun 2 Matanyo, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Luwuk, LUWUK TIMES— Bupati Banggai H. Herwin Yatim mengatakan, Kabupaten Banggai masuk kategori daerah rawan bencana. Dia pun secara tegas meminta kepada instansi teknis untuk selalu tanggap dalam penanganan bencana alam.

“Setelah dipetakan, Kabupaten Banggai merupakan daerah rawan bencana. Saya berharap kepada sejumlah instansi tekhnis penanggulangan bencana agar selalu tanggap dalam penanganan bencana,” kata Herwin, saat kunjungan kerjanya bersama Ketua DPRD Banggai, Suprapto di Kecamatan Luwuk Timur, belum lama ini.

Pada kesempatan itu, Herwin memberi apresiasi buat pemerintah Kecamatan Luwuk Timur bersama para kepala desa.

“Saya apresiasi langkah Camat Luwuk Timur bersama para kades atas Inisiatif terkait kegiatan kerja bakti dan gotong royong. Ini patut dicontoh kecamatan lainnya. Apalagi disaat terjadinya bencana alam yang membutuhkan penanganan yang sifatnya darurat dari semua pihak dan komponen masyarakat,” kata Herwin.

Seperti yang pernah terjadi di desa Toima Kecamatan Bunta. Herwin juga memberi apresiasi kepada pengusaha setempat, yang dengan ikhlas meminjamkam alat beratnya untuk melakukan normalisasi sungai bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Bunta, karang taruna, pemerintah desa setempat dan masyarakat lainnya.

 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Bambang Eka Sutedy saat monitoring rehabilitasi jaringan irigasi Baya Kecamatan Luwuk Timur, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

 

Sementara itu pada Jumat (17/07/2020) dilaksanakan kerjabakti penanganan darurat jembatan di dusun 2 Matanyo desa Baya yang menghubungkan desa Boitan, Bukit Mulya dan Molino Kecamatan Luwuk Timur.

Selain pemerintah kecamatan juga pemerintah desa hadir. Diantaranya desa Baya, desa Boitan, desa Bukit Mulia desa Molino. Tidak absen para Babinkamtibmas, karangtaruna kecamatan. Bahkan hadir pula Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Bambang Eka Sutedy bersama Kabid Sumber Daya Air, Kabid Binamarga bersama jajarannya, dan Staf UPTD Alkal.

Usai kerjabakti, Dinas PUPR melanjutkan monitoring rehabilitasi jaringan irigasi Baya Kecamatan Luwuk Timur. Agenda ini sebagai tindaklanjut dari instruksi Bupati dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat petani pemakai air secara maksimal yang dialokasikan anggaran sebesar Rp.1,4 miliar.

Kadis PUPR Kabupaten Banggai, Bambang Eka Sutedy berujar, meskipun dimasa pandemi covid-19, anggaran OPD nya terbatas, namun pihaknya berusaha untuk tetap memenuhi kebutuhan pembangunan termasuk rehabilitasi infrastruktur, yang tentu saja menjadi skala prioritas.

Dengan begitu kata Bambang, dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat seperti, jalan, jembatan, air bersih dan pengairan atau irigasi. “Dinas PUPR tetap berupaya mengakomodir kepentingan masyarakat, yang tentu saja itu menjadi instruksi pak Bupati,” kata Bambang. *

 

(yan)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: