Rapat Abaikan Physical Distansing, Ini Jawaban Ketua DPRD Banggai

Suasana rapat kerja di kantor DPRD Banggai. Jarak tempat duduk kurang dari radius satu meter. (FOTO:Istimewa)

____

LUWUK TIMES.com— Physical distansing tak sekadar imbaun, tapi sudah menjadi perintah dari pemerintah pusat. Karena dengan jaga jarak minimal radius 2 meter cara terbaik mencegah penularan virus covid-19.

Hanya saja ketentuan itu diabaikan DPRD Banggai. Selama dua kali menggelar rapat kerja (raker) bersama eksekutif melalui video conference, para anggota DPRD Banggai tidak pernah jaga jarak. Antara satu aleg dengan lainnya, jarak duduk kurang dari satu meter.

Ketua DPRD Banggai, Suprapto yang dikonfirmasi, Selasa (7/04/2020) mengaku kondisilah yang menjadikan seperti itu. “Sudah seperti itu kondisinya,” jawab Suprapto.

Politisi PDIP ini beralasan, mestinya perangkat monitor video conference yang ada di dewan lebih besar. Dengan begitu posisi duduk anggota dewan bisa diatur dengan radius 1,5 meter atau 2 meter.

“Minimal layar monitor 40 inch. Tapi yang ada di dewan dibawah dari besaran inch tersebut,” kata Suprapto.

Mantan Ketua Komisi 2 DPRD Banggai ini kembali berujar, karena masih dalam kondisi darurat seperti ini, maka apa yang ada dimanfaatkan saja dulu. (st)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: