Live Talkshow di Radio, HY Paparkan Kerja Tim Covid-19

Berdurasi 60 menit Bupati Banggai Herwin Yatim memaparkan agenda tim covid-19, pada live talkshow di radio. (Foto: Humas Setdakab Banggai).

____

LUWUK TIMES.com— Ditengah kesibukkan sebagai kepala daerah, Herwin Yatim (HY) menyempatkan waktu live talkshow di radio Blasmaone 92.5 FM, Kamis (09/04/2020) kemarin.

Di radio yang bermarkas di Kelurahan Karaton Kecamatan Luwuk atau tepatnya di belakang kampus Untika ini, HY memaparkan tentang kerja-kerja tim gugus tugas covid-19.

HY tak datang sendiri. Politisi PDIP ini didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan bersama staf, Ferry R. Ledder.

“Live talkshow di radio adalah salah satu cara yang dilakukan oleh Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim, MM untuk berinteraksi dengan masyarakat dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai,” kata Sub Bagian Dokumentasi Pimpinan, Indra Kurniawan, Jumat (10/04/2020).

Talkshow ini dipandu oleh penyiar muda Blasmaone 92.5 FM Andri Blasmaone. Acara berlangsung sekitar 60 menit, yakni dari pukul 20.30 wita-pukul 22.30 wita.

Adapun topik yang disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Banggai ini yaitu tentang upaya Kabupaten Banggai mencegah dan menangani Covid19.

Dalam talkshow HY banyak bercerita tentang apa saja langkah yang telah dilaksanakan tim Covid-19.

Tapi sebelum masuk pada topik itu, HY memberi edukasi kepada warganya. Diantaranya, masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi covid-19 ini. Bupati mengajak kita semua berpikir positif, dengan cara mengikuti seluruh imbauan pemerintah.

HY juga berpesan kepada masyarakat agar sebisa mungkin menjaga jarak atau social distancing, selalu memakai masker apabila beraktivitas di luar rumah, sering mencuci tangan, menghindari keramaian dan membiasakan pola hidup bersih.

HY mengatakan, setelah dibentuk satgas Covid-19, dirinya bersama Wakil Bupati Mustar Labolo meninjau kesiapan BRSUD Luwuk. Sekaligus memerintahkan Direktur BRSUD untuk melengkapi peralatan kesehatannya. Hal itu untuk mendukung penanganan Covid-19 sesuai standar Kementerian kesehatan.

Memberangkatkan tenaga medis ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan penanganan dan penanggulangan Covid-19, mengeluarkan beberapa maklumat melalui Dinas Pendidikan dengan meliburkan sekolah, kepada BKPSDM yaitu pengaturan waktu jam kerja ASN dan imbauan menghindari keramaian.

Selanjutnya, mengeluarkan surat edaran melalui Dinas Perhubungan untuk membatasi pergerakan masuk dan keluar di perbatasan, sesuai instruksi provinsi yaitu di Kecamatan Toili Barat dan Kecamatan Nuhon.

Mengadakan bilik sterilisasi di pintu masuk bandara dan pelabuhan, melakukan penyemprotan disenfektan di beberapa wilayah Kabupaten Banggai, membuat ruang isolasi Covid19 di BRSUD Luwuk serta mengecek OPD dengan rapid test.

Selanjutnya sambung Bupati, melakukan operasi pasar, pasar murah keliling yang diantar langsung di Kelurahan dan Desa, dan terakhir langkah yang dilakukan membuat asrama BKPSDM menjadi rumah singgah bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pemantauan (PDP).

“Di rumah singgah ini kita siapkan fasilitas kesehatan dan dipantau langsung oleh tim Kesehatan. Diperiksa setiap saat, dan pemerintah juga menyiapkan keperluan makan serta suplemennya,” kata Bupati.

Kepada seluruh Camat dan tim kesehatan di kecamatan, Bupati juga telah memerintahkan untuk mendata dan memantau pergerakan orang di wilayahnya, utamanya yang baru saja pulang dari daerah zona merah dan melaporkan kepada Satgas sehingga ada penanganan khusus.

Lewat live talkshow di radio, Bupati juga menegaskan, Pemda Banggai sangat konsen terhadap penanganan covid19 ini.

“Kami semua berusaha seoptimal mungkin agar Covid19 tidak masuk di daerah ini. Harapan ini bisa terwujud apabila mendapat dukungan penuh masyarakat untuk memutus mata rantai covid-19 ini,” ucap Bupati. *

(st)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: