Jubir Covid-19 Masih Menunggu Keterangan RSUD Luwuk

Mobil jenazah RSUD Luwuk. (Foto: Istimewa)

____

LUWUK TIMES.com— Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai belum angkat bicara terkait pasien diduga corona yang meninggal dunia.

Juru bicara (jubir) tim Covid-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam mengaku masih akan menunggu keterangan RSUD Luwuk.

“Kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak RSUD Luwuk terkait kabar meninggal salah seorang pasien yang diduga terpapar Covid-19,” kata Nurmasita kepada wartawan sebagaimana dikutip di Obormotindok.co.id, Selasa (14/04/2020) siang.

Sebelumnya beredar kabar adanya pasien yang meninggal dunia di Puskesmas Nambo.

Pasien tersebut memiliki keluhan yang mirip Covid 19. Dia dikabarkan baru beberapa hari dari Makassar, daerah yang masuk dalam kategori zona merah.

“Benar ada kabar pasien yang meninggal dunia di Puskesmas Nambo dan dibawah ke RSUD Luwuk. Hanya saja untuk keterangan lebih jelas soal dugaan terpapar Covid 19, kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak RSUD,” kata Nurmasita lagi.

Informasi yang beredar viral di media sosial (medsos) Selasa 14 April 2020 di Puskesmas Nambo Kecamatan Nambo, telah dirawat seorang pasien dengan gejala sesak napas dan panas tinggi.

Setelah dilakukan perawatan pasien berusia 42 tahun dan bekerja di salah satu toko di Kecamatan Luwuk Selatan itu meninggal dunia sekitar pukul 12.45 wita.

Pasien sebelum meninggal dunia, suhu tubuh 37 derajat, sesak napas dan demam serta sudah 4 hari di rumah. Pasien juga dikabarkan baru datang dari Makassar.

Kabar terakhir, mayat korban telah diantar ke RSUD Luwuk dengan menggunakan mobil ambulance 119 dari tim penanggulangan Covid 19 dari Kabupaten Banggai. *

(st)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: