Empat Keputusan RDP buat Perusahaan yang Tenaga Kerjanya dari Zona Merah

Suasana RDP Komisi I DPRD Banggai, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

LUWUKTIMES.com— Ada empat point yang diputuskan pada rapat dengar pendapat (RDP) di kantor DPRD Banggai, Jumat (15/05/2020). Salah satunya, setiap karyawan yang berasal dari zona merah covid-19, wajib di rapid test.

RDP yang dipimpin Ketua Komisi 1 DPRD Banggai, Masnawati Muhammad itu melibatkan sejumlah pihak terkait.

Selain perwakilan warga Kecamatan Kintom dan Nambo sebagai pengadu juga menghadirkan empat petinggi perusahaan, yakni DSLNG, JOB Medco, Pertamina EP dan PT. PAU.
Perwakilan Pemda Banggai juga tidak absen. Organisasi perangkat daerah (OPD) berkompoten itu adalah Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan include tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Dinas Perhubungan dan Camat Batui.

Masnawati menjelaskan, RDP ini melatari keluhan warga Kintom dan Nambo. Pasalnya, ada sejumlah pekerja di empat perusahaan itu yang berasal dari zona merah, yakni Jakarta dan Makassar. Warga pun kuatir, akan terjadi penyebaran covid.
Sejumlah pihak terkait yang hadir kata Masnawati menyepakati empat keputusan.

Baca juga

45 ODR di Rapid Test di 2 Puskesmas, Bagaimana Hasilnya?

Pertama, perusahaan wajib melakukan rapid test pada semua pekerja dari wilayah zona merah 14 hari selama berada di Kabupaten Banggai.
Keputusan ini diambil, karena sebelumnya kata politisi Partai Gerindra ini, ada perusahaan yang melakukan rapid test kepada pekerja dari zona merah, tiba di daerah ini selang 7 hari berikutnya.

“Kalau itu pasti positif. Maka tadi dalam rapat wajib rapid test setelah 14 hari di Kabupaten banggai,” kata Masnawati.

Keputusan kedua, perusahaan wajib melakukan isolasi mandiri terhadap karyawan eks zona merah dengan melibatkan Pemda dan masyarakat.

“Jangan sampai mereka bilang sudah di karantina, tapi malah ada aktivitas di dalam. Sehingga butuh pelibatan Pemda dan masyarakat,” ucapnya.

Ketiga, perusahaan diminta untuk transparan dan melakukan kerjasama yang baik dengan Pemda perihal penanganan covid-19.

Sedang hasil rapat keempat, perusahaan bertanggung jawab terhadap karyawan apabila terkonfirmasi positif korona.

Untuk jumlah pekerja dari zona merah kata Masnawati, berdasarkan keterangan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banggai, pihaknya hanya memberi rekomendasi terhadap perusahaan untuk mendatangkan karyawan, selang 28 hari dan tidak lebih dari 30 tenaga kerja.

Tapi kenyataan di lapangan sekaligus pengakuan warga kata Masnawati, jumlah pekerja yang masuk dari zona merah melebihi dari 30 orang serta beberapa kali klaster. *

(im)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: