Anggaran Penanganan Covid-19 Capai Rp. 56,57 Triliun

Mendagri RI Tito Karnavian memaparkan anggaran penanganan covid-19 melalui video conference, bersama seluruh kepala daerah se Indonesia. (Foto: Humas Setdakab Banggai)

____

LUWUKTIMES.com— Berdasarkan data Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri per tanggal 16 April 2020, sebanyak 528 daerah se Indonesia telah melaporkan anggaran penanganan covid-19 melalui refocusing dan relokasi APBD tahun 2020.

Adapun total anggaran yang digelontorkan untuk melawan virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) itu sebesar Rp56,57 triliun.

Data itu sebagaimana disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui video conference, bersama seluruh kepala daerah se Indonesia, Kamis (16/04/2020).

Baca Juga :

Menkeu Paparkan Dampak Virus Corona Buat Ekonomi Indonesia

Ada tiga item belanja dari hasil refocusing dan relokasi APBD tahun 2020 itu. Yakni program penanganan kesehatan sebesar Rp24,10 triliun atau 42,60 persen, program penanganan dampak ekonomi sebesar Rp7,13 triliun atau 12,60 persen dan program penyediaan jaring pengaman sosial Rp25,34 triliun atau 44,80 persen dari total anggaran penanganan covid daerah.

Pada kesempatan itu, Mendagri juga meminta kepada seluruh kepala daerah agar melakukan beberapa langkah. Yakni melakukan penyesuaian pendapatan daerah, penyesuaian pendapatan daerah, mendanai prioritas penanganan covid-19, mengikuti tata cara penggunaan belanja penanganan covid-19, melakukan pengutamaan penggunaan anggaran melalui perubahan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2020, serta melaporkan hasil penyesuaian APBD sesuai batas waktu yang ditentukan. * (im)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: