235 Paket Sembako untuk UMKM dan 184 Peket untuk Ojek

Bupati Banggai Herwin Yatim memberikan sambutan kepada para pelaku UMKM dan para ojek. (Foto: Humas Kabupaten Banggai)


LUWUKTIMES.com— Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan para ojek ketiban sembako gratis dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Banggai, Senin (27/04/2020).

Sebanyak 235 paket untuk pelaku UMKM dan 184 paket bantuan untuk para ojek.

Proses pemberian bantuan sosial itu turut disaksikkan Bupati Banggai Herwin Yatim dan wakilnya Mustar Labolo.

Pada kesempatan itu, wakil bupati Mustar Labolo mengaku, Pemda sangat merasakan dampak dari covid-19. Mulai dari kegiatan perkantoran berjalan tidak normal hingga ekonomi lesu. Itu karena anggaran pemerintah daerah dirasionalisasi oleh pemerintah pusat.

Memang kata Mustar, APBD Banggai terjadi pengurangan. Tapi budjetnya dialih fungsikan untuk penanganan covid-19.

“Direlokasi untuk kesehatan, dan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak,” kata Mustar.

Kegiatan ini sambung Mustar, merupakan tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat dan provinsi untuk memprioritaskan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak oleh penyebaran wabah pandemi Covid-19 ini.

“Tetap jaga jarak dan selalu memakai masker,” pesan Mustar.

Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Foto: Humas Pemda Banggai)

Usai penyerahan bantuan sosial, Bupati Banggai Herwin Yatim mengatakan, Pemda Banggai sangat konsen terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bupati mengaku, virus ini telah mewabah keseluruh dunia, telah meluluhlantakkan ekonomi negara maju sekelas Amerika, Italia, China sampai dengan Indonesia.

Dampak makro juga sangat berpengaruh kepada sumber sumber pendapatan negara dan Sejumlah sumber pendapatan daerah, ekonomi dan UMKM tidak berjalan, bahkan industri wisata dan pendukungnya seperti sektor jasa, perhotelan dan kuliner tidak lagi menghasilkan nilai tambah bagi pendapatan daerah.

Bupati juga berujar, akibat ekonomi dari Covid-19 ini pemerintah pusat menginstruksikan kepada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi seluruh Indonesia untuk merealokasi APBD

Ada tiga kegiatan prioritas diantaranya, yakni kesehatan dalam upaya pengendalian Covid-19, sosial safety net atau bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak serta insentif ekonomi bagi para pelaku usaha UMKM.

Harapan Bupati, semoga dengan agenda bagi bagi sembako ini dapat mengurangi beban para pelaku UMKM dan ojek.

“Selaku pimpinan daerah saya berharap bantuan sosial ini dapat bermanfaat. Dan mari bersama sama kita berdoa semoga Covid-19 segera pergi meninggalkan kita di bulan suci Ramadhan. Sehingga aktivitas dapat kembali berjalan normal,” kata Herwin.

Sementara itu, Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Banggai, Ernaini Mustatim mengatakan, bantuan ini akan dilaksanakan sebanyak tiga tahap. *

(im)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: