Pengaruh Corona, MUI Tiadakan Sementara Shalat Jumat

Para pengurus MUI Kabupaten Banggai. (FOTO: Istimewa)

___

LUWUKTIMES.com— Keputusan ironis terpaksa dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banggai.

Lembaga ini sepakat untuk meniadakan sementara shalat Jumat di seluruh masjid di daerah ini.

Sebagai pengganti shalat wajib bagi laki-laki secara berjamaah itu, dapat dilaksanakan shalat Dzuhur berjamaah di rumah.

Hal itu diputuskan dalam rapat MUI Kabupaten Banggai yang dilaksanakan di sekretariat Kamis (26/03/2020).

“Barusan kami rapat. Salah yang diputuskan adalah meniadakan sementara shalat Jumat,” kata Ketua MUI Kabupaten Banggai, Zainal Abidin Alihamu.

Keluarnya surat edaran MUI Banggai bernomor 078/MUI/BGI/III/2020 itu bukan tanpa alasan.

Itu terkait dengan pencegahan virus Covid-19 yang semakin melebar.

Surat edaran MUI Kabupaten Banggai. (FOTO: Istimewa)
___

Dalam surat edaran tertanggal 25 Maret 2020 yang di tanda tangani Zainal Alihamu sebagai Ketua dan Zainal Abidin sebagai sekretaris MUI Banggai mendasari fatwa MUI Pusat bernomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19.

Selain untuk sementara waktu shalat Jumat ditiadakan di masjid dan menggantikan shalat dzuhur berjamaah di rumah, juga ada empat hal yang diserukan dalam surat edaran itu.

Diantaranya, pemerintah wajib melakukan pembatasan super ketat terhadap keluar masuknya orang dan barang ke dan dari Kabupaten Banggai, kecuali petugas medis yang berkepentingan serta barang kebutuhan pokok dan keperluan bersifat emergensi. (st)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: