Dr. GUNAWAN SIAP BESARKAN PSHT DI BUMI BABASAL

Ketua umum PSHT Pusat Madiun Jawa Timur Kang Mas R. Moerdjoko HW saat melantik PSHT Cabang Luwuk Banggai Senin (2/3).

____

LUWUKTIMES.com— Pasca dilantik sebagai Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Luwuk Kabupaten Banggai, Senin (2/3), hanya satu komitmen dr. N. NHD Gunawan, M.Kes. Dia siap membesarkan organisasi ini di bumi Babasal.

“Iya, itu sudah komitmen saya,” ucap dr. Gunawan kepada media online Luwuk Times.com Selasa (3/3).

Prosesi pelantikan PSHT Cabang Luwuk Banggai yang dipusatkan di aula KONI Banggai berlangsung meriah.

Tak hanya dihadiri 47 pengurus yang dikukuhkan serta menghadirkan perwakilan Pemda, Pengcab IPSI Banggai beserta organisasi lainnya, tapi yang lebih ‘wow’ lagi, dr. Gunawan cs langsung dilantik Ketua umum PSHT Pusat Madiun Jawa Timur Kang Mas R. Moerdjoko HW.

Para pengurus PSHT Cabang Luwuk Banggai

Dalam sambutan malam itu, Kang Mas R. Moerdjoko HW sedikit menceritakan sejarah PSHT, dimana selain sebagai 10 perguruan historis IPSI, pendiri PSHT adalah pahlawan perintis kemerdekaan yakni KI. Hajar Harjo Utomo.

PSHT sendiri sudah ada sejak tahun 1922 di kota Madiun.

“Tujuan berdirinya PSHT adalah menciptakan pendekar pendekar PSHT yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, bertaqwa kepada Tuhan yang maha kuasa, dalam bingkai persaudaraan dalam ajaran pencak silat. Demikian penyampaian Kang Mas R. Moerdjoko HW,” kata dr Gun sapaannya.

Usai dilantik, dr. Gun juga mengurai historis PSHT di daerah ini.

Ketua PSHT Cabang Luwuk Banggai dr. Gunawan

PSHT di Kabupaten Banggai sudah cukup lama yakni sejak tahun 1994.

“Awalnya saat saya masih menjabat Kepala Puskesmas. Karena hanya sendiri, makanya siswanya timbul tenggelam. Bahkan banyak yang tidak selesai,” kata dr. Gun mengenang.

Di tahun 2015 dilakukan pengesahan. Dan saat itu baru 6 orang personilnya yang disahkan di Kota Palu.

Di tahun berikutnya bertambah menjadi 15 orang dan di tahun 2017 bertambah menjadi 25 orang, yang pengesahannya dilaksanakan di Poso.

Minat publik terhadap wadah ini terus bergerak naik. Di tahun 2018 menjadi 35 personil dan di tahun 2019 jumlah anggota 47 orang, yang saat ini dilantik serta dikukuhkan.

Para undangan yang hadir di aula KONI Banggai

Karena melihat antusias cukup besar di setiap tahun lanjut dr. Gun sekaligus melihat jarak sekitar 600-an kilometer pusat kegiatan pengesahan (Kota Palu), maka lahir inisiatif membuat cabang tersendiri.

Melalui rapat bersama dari beberapa ketua Rayon pengurus ranting serta warga di bulan Oktober 2019 disepakati untuk membentuk cabang Luwuk Banggai, dengan persetujuan Cabang Palu dan berkirim permohan ke PSHT Pusat Madiun.

Dan endingnya, di tanggal 5 desember 2019 keluarlah SK pengurus pusat Madiun menjadi Cabang PSHT Luwuk Banggai yang ke 310.

KONSEP PENGEMBANGAN

Ajaran PSHT dikenal dengan nama Panca Dasar. Yakni meliputi, persaudaraan, olahraga, beladiri, seni dan kerohanian.

Tujuan PSHT itu sendiri, membentuk manusia berbudi luhur tau benar dan salah beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam jalinan persaudaraan melalui pelajaran pencak silat.

Penyambutan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Jawa Timur

Tujuan lainnya, persaudaraan yang diyakini dan dianut oleh persaudaraan setia hati meliputi, persaudaraan yang tulus yang didasari saling sayang menyayangi, hormat menghormati dan bertanggung jawab, persaudaraan yang tidak memandang siapa aku, siapa kamu, tidak dilandasi hemogenitas seperti derajat pangkat dan martabat juga persaudaraan yang tidak dibatasi oleh suku, ras agama dan golongan.

Sekaligus untuk menguatkan rasa persaudaraa ini PSHT cabang Luwuk Banggai membuat acara temu kadang, latihan bersama para warganya, dan pendidikan pelatihan siswa di tempat tempat latihan.

Satu hal yang menjadi semboyan PSHT yaitu, “selama matahari masih bersinar, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula persaudaraan setia hati terate, tetap jaya, kekal abadi selama-lamanya”. (advetorial)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: