Bawaslu Banggai Menunggu Putusan Komisi ASN

LUWUK— Sebanyak 20 kasus dugaan pelanggaran netralitas di Pilkada telah disikapi Bawaslu Kabupaten Banggai. Di dalamnya sudah termasuk kasus tidak netralnya aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemda Banggai.
Bagaimana hasilnya? Ketua Bawaslu Banggai, Bece Abd. Junaid Kamis siang tadi mengatakan, untuk dugaan pelanggaran netralitas enam ASN telah ditindak lanjuti ke Komisi ASN.
“Dan kami masih menunggu putusan dari KASN,” kata Bece.
Sementara sambung Bece terhadap 14 oknum kepala desa yang terindikasi mendukung bakal calon tertentu di pilkada juga telah disikapi.
“Sudah kami teruskan ke bupati dengan tembusan ombudsman,” jawab Bece.
Bawaslu Banggai terus melakukan sosialisasi terhadap aturan itu.
Dan untuk yang kesekian kalinya, Bece menghimbau kepada seluruh ASN dan kepala desa untuk tetap menjaga netralitasnya dalam menghadapi pilkada 2020.
Karena untuk saat ini Bawaslu baru menindak lanjuti pelanggaran ASN dan kepala desa dengan pelanggaran administrasi.
Kedepan atau setelah masuk tahapan penetapan pasangan calon, maka ketika pelanggaran itu kembali dilakukan sudah masuk kategori pidana. (LT)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: